Portalkota – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menggencarkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor konstruksi.
Sebanyak 150 tenaga kerja terampil mengikuti Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Jabatan Kerja Tukang Pasang Rangka Baja Ringan tahun 2026 yang digelar di Gedung Galeri Koperasi dan UKM, Lengkong Gudang, Serpong, Kamis 12 Februari 2026.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. Secara simbolis, ia memasangkan rompi peserta kepada perwakilan tenaga kerja konstruksi sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan pemerintah terhadap profesi tukang yang menjadi garda terdepan pembangunan infrastruktur daerah.
“Tenaga kerja konstruksi memiliki peran sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, Pemkot Tangsel berkomitmen terus meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi seperti ini,” ujarnya.
Benyamin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga kompetensi tenaga kerja yang mengerjakannya.
**Baca Lainnya:
Sarinah Aeis Sebut Kepemimpinan Perempuan Bukan Sekadar Pelengkap Demokrasi
Sertifikasi menjadi bentuk perlindungan profesi sekaligus meningkatkan daya saing di tengah pesatnya perkembangan pembangunan.
“Kami ingin memastikan para pekerja konstruksi di Tangsel memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional. Dengan sertifikasi ini, tenaga kerja memiliki nilai tambah, peluang kerja lebih luas, dan kualitas hasil pembangunan meningkat,” jelasnya.
Program yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Februari 2026 ini diselenggarakan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) melalui Bidang Jasa Konstruksi.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta (BJKW III Jakarta), didukung BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangsel serta PT Kencana Baja Ringan sebagai penyedia material pelatihan.
Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh dua sertifikat sekaligus: Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diterbitkan BJKW III Jakarta, serta Sertifikat Pendamping dari Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI).
Penyelenggaraan sertifikasi gratis ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian Pekerjaan Umum atas kinerja Pemkot Tangerang Selatan dalam pembinaan jasa konstruksi.
Dinas SDABMBK berhasil meraih peringkat kedua tingkat kota untuk kategori Sub-Urusan Jasa Konstruksi selama dua tahun berturut-turut, yakni 2024 dan 2025.
Atas capaian tersebut, Kota Tangsel kembali memperoleh kuota sertifikasi gratis sebanyak 150 peserta pada 2026.
Sebelumnya, kuota 300 peserta diberikan pada 2024 dan 200 peserta pada 2025. Secara keseluruhan, selama periode 2022–2025, Dinas SDABMBK telah memfasilitasi sertifikasi bagi 564 tenaga kerja konstruksi dari berbagai bidang keahlian.
Benyamin menekankan bahwa program ini merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK).
“Melalui program ini, kami ingin memastikan tenaga kerja konstruksi di Tangsel bekerja sesuai standar nasional. Dengan tenaga kerja kompeten, kualitas pembangunan semakin terjamin dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutupnya.
Proses uji kompetensi dilakukan langsung oleh asesor dari BJKW III Jakarta dan tim penguji dari HAKI guna memastikan penilaian berjalan sesuai standar nasional.(ris)







