Portalkota – Lebih dari 1.000 siswa SMPN 18 Kota Tangerang mengikuti Sosialisasi dan Edukasi Pola Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas)
Kegiatan ini menjadi pengalaman pertama bagi sebagian besar siswa dalam memahami bahwa makan bukan sekadar soal kenyang, tetapi tentang keseimbangan gizi untuk masa depan yang lebih sehat.
Patra Perdana, siswa kelas VII SMPN 18, mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Melalui acara ini kami akhirnya mengetahui yang namanya B2SA, yaitu keseimbangan dalam porsi makan. Kami jadi tahu bahwa dalam setiap porsi makan perlu ada keseimbangan gizi antara karbohidrat, protein, buah-buahan, dan sayuran agar asupan gizi terpenuhi secara seimbang. Ini penting untuk menjadi generasi Indonesia yang hebat,” ujarnya.
**Baca Lainnya:
Gandeng 33 RS, Pemkot Tangerang Perluas Kolaborasi Perang Lawan Penyakit Menular
Kepala SMPN 18 Kota Tangerang, Puji Priyanto, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, edukasi tentang keberagaman pangan sangat penting diberikan sejak usia sekolah.
“Keanekaragaman makanan perlu disampaikan kepada siswa-siswi kita. Ini merupakan suatu keharusan agar anak-anak mengenali bahan makanan dan dapat menyeimbangkan pola makannya untuk tumbuh kembang yang optimal,” terangnya.
Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas, Rinna Syawal menegaskan bahwa edukasi B2SA di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis membangun kesadaran gizi sejak dini.
Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat dan mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa penerapan B2SA tidak harus mahal. Yang terpenting adalah pemahaman tentang komposisi pangan yang tepat dan pemanfaatan sumber daya pangan lokal.
“Dengan pola konsumsi yang beragam dan seimbang, ketahanan pangan keluarga dapat diperkuat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia,” kata Rinna.
Ia menambahkan, anak-anak harus memahami bahwa makan bukan sekadar kenyang, tetapi harus memenuhi prinsip beragam, bergizi seimbang, dan aman.
“Dari sinilah lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tegasnya.
Sebagai informasi, Pola Pangan B2SA merupakan konsep konsumsi pangan yang mendorong masyarakat mengonsumsi aneka ragam sumber pangan dengan komposisi gizi seimbang dan terjamin keamanannya.
Prinsip ini menekankan keseimbangan karbohidrat, protein, sayur, dan buah untuk mendukung kesehatan dan produktivitas.(ris)






