PORTAL KOTA-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 di SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan interaktif bagi peserta didik baru.
Selama lima hari pelaksanaan, siswa tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengembangkan karakter, kreativitas, hingga potensi diri.
Ketua Panitia MPLS SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan 2026, Nurul Syifa, mengatakan rangkaian kegiatan pada hari pertama diawali dengan upacara pembukaan, dilanjutkan penyampaian berbagai materi pengenalan sekolah.
Baca lainnya:
Materi tersebut meliputi pengenalan visi dan misi sekolah, informasi layanan perpustakaan, school tour, hingga edukasi mengenai literasi digital dan etika bermedia sosial.
“Terus kita juga ada school tour. Terakhir nanti bakal ada informasi buat literasi digital sama bermedia sosial,” ujar Syifa kepada Hitz Serpong di SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, Senin (13/7/2026).
Pada hari kedua, peserta didik akan mengikuti senam pagi yang dilanjutkan dengan pemeriksaan denyut jantung, tes fleksibilitas, dan tes daya tahan tubuh.
Setelah itu, siswa mendapatkan materi Sahabat Hebat yang mengangkat nilai Dengar, Peduli, dan Hargai.
Kegiatan juga dilanjutkan dengan pengenalan delapan dimensi profil lulusan, eksplorasi diri, ruang perjumpaan murid, sesi kreativitas, serta pengenalan jingle MPLS.
“Terus ada materi yang kedua yaitu Pengenalan 8 Dimensi Profil Lulusan dan Eksplorasi Diri, serta menggali potensi yang ada. Lalu bakal ada ruang perjumpaan murid, sesi kreativitas, dan pengenalan lebih dalam tentang jingle MPLS,” terangnya.
Memasuki hari ketiga, peserta akan mengikuti asesmen pada pagi hari yang kemudian dilanjutkan dengan materi mitigasi bencana serta pengenalan organisasi siswa, yakni OSIS dan MPK SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan.
Pada hari yang sama, siswa juga mulai mempersiapkan unjuk karya yang akan ditampilkan pada hari berikutnya.
Di hari keempat, kegiatan diawali dengan kerja bakti sebagai upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
“Karena sebelumnya kita udah ngelaksanain senam, jadi untuk kegiatan lainnya kita ada kegiatan kerja bakti untuk menjunjung kebersihan di sekolah kita,” ucapnya.
Usai istirahat, peserta mengikuti materi mengenai pengenalan kurikulum melalui penumbuhan motivasi belajar, cara belajar yang efektif, penyuluhan dari KNPI, serta edukasi tentang bahaya narkoba.
Pada hari yang sama juga digelar unjuk karya yang menampilkan hasil kreativitas siswa Angkatan 45 Rangers selama mengikuti MPLS.
“Jadi unjuk karya itu adalah semacam karya-karya dari hasil anak-anak Angkatan 45 Rangers yang udah mereka buat selama MPLS ini berlangsung,” jelasnya.
Sementara pada hari terakhir, sekolah akan menggelar Expo Ekstrakurikuler yang diawali dengan registrasi, senam bersama, serta sambutan dari guru.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan seluruh ekstrakurikuler yang masing-masing mendapat waktu sekitar 10 menit untuk memperkenalkan organisasi dan kegiatannya kepada peserta didik baru.
Baca lainnya:
“Ekspo ekstrakurikuler itu sendiri akan menampilkan seluruh penampilannya selama kurang lebih 10 menit yang terdiri dari dua ekstrakurikuler,” terangnya.
Setelah itu, seluruh peserta mengikuti waktu istirahat, salat, dan makan (ishoma). Para siswa juga diminta membawa bekal dari rumah yang memenuhi konsep “Isi Piringku” sebagai bagian dari edukasi pola makan sehat.
Menutup wawancara, Syifa mengajak calon peserta didik berikutnya untuk menantikan kegiatan MPLS di tahun mendatang.
“Tungguin kita ya di MPLS selanjutnya. Dadah!” tutupnya. (Ris)













