Satu dari Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Warga Tangsel, Pemkot Terus Pantau Perkembangan

PORTAL KOTA-Pemerintah Kota Tangerang Selatan turut menyoroti kabar lima jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya setelah melakukan peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Satu di antara lima jurnalis tersebut merupakan warga Tangsel bernama Donal, seorang jurnalis freelance.

Baca lainnya:

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pemerintah daerah masih menunggu perkembangan informasi terkait keberadaan para jurnalis. Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten juga terus berkoordinasi dalam proses pencarian.

“Yang saat ini memang salah satu permasalahan yang mencuat yaitu salah satu warga kita yang menjadi salah satu tim jurnalis dari lima jurnalis itu yang masih belum tahu keberadaannya,” kata Pilar usai rapat Forkopimda Tangsel, Jumat (11/9/2026).

“Dan kita juga sampai saat ini masih terus menunggu informasinya,” sambungnya.

Pilar menyampaikan, sebagai bentuk simpati, dirinya bersama para jurnalis dari berbagai media akan menghadiri doa bersama untuk para jurnalis yang belum ditemukan.

“Insya Allah siang hari ini akan dilakukan doa bersama, nanti insya Allah saya juga hadir ke sana,” ucap Pilar.

Ia berharap proses pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga orang lainnya dapat segera membuahkan hasil.

“Mudah-mudahan kita berdoa bersama warga kita, teman jurnalis yang memang kondisinya saat ini belum ditemukan bisa kembali dengan kondisi selamat, sehat walafiat,” harapnya.

Sebagai informasi, total delapan orang hilang kontak di kawasan Gunung Anak Krakatau sejak Senin (7/9/2026) di kapal cepat Arupadhatu 1.

Lima di antaranya jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews.id), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance).

Baca lainnya:

Tiga lainnya adalah Warta (55) selaku kapten, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) sebagai pemandu.

Hingga Jumat (11/9/2026), belum ada informasi mengenai keberadaan delapan orang tersebut.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, Potensi SAR, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, psikologi, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, serta relawan masih terus melakukan pencarian. (Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar