PORTAL KOTA-Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat sarana dan prasarana PAUD sebagai upaya mendorong angka partisipasi sekolah pada jenjang pendidikan anak usia dini.
Program ini menjadi salah satu prioritas dalam RPJMD Kota Tangsel 2025–2029 dan mendukung program wajib belajar 13 tahun.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan pembangunan SDM harus dimulai sejak usia dini.
Baca lainnya:
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang baik sejak usia dini agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” ujarnya.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Rizkia Fitria, mengatakan pada 2026 program menargetkan 115 satuan pendidikan PAUD.
Dari total target, APBD murni 2026 mengalokasikan bantuan untuk 72 lembaga, dan sisanya melalui anggaran perubahan.
Baca lainnya:
Bantuan meliputi meja dan kursi anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, serta alat peraga edukatif.
Lembaga penerima ditetapkan berdasarkan monitoring dan evaluasi pengawas PAUD formal dan penilik pendidikan nonformal.
Rizkia berharap angka partisipasi sekolah PAUD yang saat ini mencapai 90 persen terus meningkat. (Eka)







