220 Imam Masjid Ikuti MTQ se-Banten 2026 di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City

PORTAL KOTA-Sebanyak 220 imam masjid dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Imam Masjid se-Provinsi Banten 2026 yang digelar di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City pada 3–5 Juli 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia dan Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) itu menjadi bagian dari komitmen memperkuat syiar Islam sekaligus meningkatkan kapasitas imam masjid sebagai pemimpin umat.

MTQ dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, K.H. Nasaruddin Umar, bersama Gubernur Banten, Andra Soni.

Baca lainnya:

Di Tengah SiLPA Rp478,59 Miliar, Ketua PWI Tangsel Kritik Kebijakan SSH Media Pemkot

Mengusung tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace”, ajang tersebut menegaskan pentingnya peran imam masjid dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an, sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Penguatan kapasitas imam dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan nilai-nilai perdamaian di tengah masyarakat.

Menteri Agama K.H. Nasaruddin Umar mengatakan diplomasi keagamaan merupakan salah satu pendekatan yang perlu diperkuat di tengah berbagai konflik global yang masih terjadi.

“Kami melihat dengan adanya peran para imam dan masjid, nilai-nilai keagamaan mampu menumbuhkan dialog, toleransi, dan semangat perdamaian. Oleh karena itu, pembekalan imam juga sangat penting sebagai pemimpin informal dalam masyarakat kita. Kami sangat yakin kalau imam itu profesional, maka itu akan sangat membantu mewujudkan toleransi dan perdamaian antarrumat,” ujarnya di siaran pers.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyebut Provinsi Banten merasa terhormat karena menjadi tuan rumah salah satu rangkaian menuju penyelenggaraan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 melalui MTQ Imam Masjid se-Provinsi Banten.

Menurutnya, forum tersebut menegaskan bahwa Islam hadir sebagai kekuatan moral yang mampu membangun perdamaian, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta menghadirkan harapan bagi masa depan dunia.

“Forum tersebut menegaskan bahwa Islam hadir sebagai kekuatan moral yang mampu membangun perdamaian, memperkuat solidaritas kemanusiaan, dan menghadirkan harapan bagi masa depan dunia,” katanya.

Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas Land, Bambang Setiawan, mengatakan pihaknya bangga dapat menjadi bagian dari penyelenggaraan perdana MTQ Imam Masjid se-Provinsi Banten.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen yayasan dalam memperkuat syiar Islam sekaligus membina umat di kawasan BSD City dan sekitarnya.

“Acara ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Muslim Sinar Mas Land dalam memperkuat syiar Islam dan pembinaan umat di kawasan BSD City dan sekitarnya. Masyarakat butuh sosok-sosok teladan yang menggerakkan komunitas ke arah positif berdasarkan nilai-nilai Islami,” ujar Bambang.

Dalam kompetisi tersebut dipertandingkan tujuh cabang lomba, yakni Musabaqah Tartil Al-Qur’an, Musabaqah Tilawah Al-Qur’an, Musabaqah Hifzh Al-Qur’an 15 Juz, Musabaqah Hifzh Al-Qur’an 30 Juz, Musabaqah Tafsir Al-Qur’an, Musabaqah Khutbah Jum’at, dan Musabaqah Azan.

Baca lainnya:

Apresiasi Capaian Banten, Ahmad Heryawan Soroti Pentingnya Dampak Nyata Pembangunan

Adapun juara pertama pada sejumlah kategori di antaranya Muhammad Al Muizul Kahfi dari Masjid Jami’ Al-Muawanah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, untuk kategori Tilawah Al-Qur’an.

Kemudian Ahmad Saripudin dari Masjid Baitul Izzah meraih juara kategori Tartil Al-Qur’an Imam, sedangkan Arbi Aziz Pamungkas dari Masjid Birrul Walidain menjadi juara kategori Hifzh Al-Qur’an 30 Juz.

Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena mencerminkan semangat toleransi dan kebinekaan. Rumah ibadah tersebut berdampingan dengan Gereja Santo Benedictus sebagai simbol harmonisasi antarumat beragama.

Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 2,2 hektare dengan luas bangunan 9.581 meter persegi itu berada di kawasan pusat BSD City dan memiliki kapasitas hingga 7.000 jamaah. (Ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *