Ayam Gepuk Pak Gembus Perluas Inovasi, Kemendag Siap Fasilitasi Ekspansi Global

PORTAL KOTA-Kementerian Perdagangan menilai ekspansi dan inovasi yang dilakukan waralaba kuliner lokal menjadi bukti bahwa merek dalam negeri mampu bersaing hingga pasar internasional.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi langkah Ayam Gepuk Pak Gembus yang terus menghadirkan inovasi bisnis melalui peluncuran Pak Gembus Spot (+), konsep gerai baru yang lebih modern dan adaptif terhadap perubahan selera konsumen.

Menurut Budi, keberhasilan waralaba lokal tidak hanya berdampak pada penguatan bisnis, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan rasio kewirausahaan nasional.

Baca lainnya:

Kemenkes dan Komisi Lancet Susun Sistem Kesehatan Inklusif untuk Indonesia 2045

Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia tercatat berada di kisaran 3,29 persen dari total angkatan kerja. Pemerintah menargetkan angka tersebut meningkat hingga 10–12 persen untuk mendukung Indonesia menjadi negara maju.

Melansir laman Kementerian Perdagangan, Ayam Gepuk Pak Gembus sendiri telah mengoperasikan 460 gerai di Indonesia dan 102 gerai di Malaysia.

Ekspansi tersebut menunjukkan kapasitas merek lokal untuk bersaing di pasar global dengan tetap mempertahankan identitas produk nasional, termasuk penggunaan bumbu yang didatangkan langsung dari Indonesia.

Di Malaysia, Ayam Gepuk Pak Gembus bahkan mencatatkan sejumlah prestasi dalam the Malaysia Book of Records, termasuk sebagai merek ayam gepuk bersertifikat halal pertama dan jaringan food chain ayam gepuk terbesar di negara tersebut.

Budi menjelaskan, Kemendag sebelumnya telah mendukung penguatan waralaba lokal melalui Program Pendampingan Waralaba Nasional (PWN) periode 2021–2025.

Ayam Gepuk Pak Gembus menjadi salah satu alumni program tersebut dan berhasil memperoleh Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) resmi pada 3 Desember 2021.

Baca lainnya:

Kemenhaj Pastikan Fase Pemulangan Haji 2026 Berjalan Lancar, 66 Persen Jemaah Sudah Tiba

Pendiri Ayam Gepuk Pak Gembus, Rido Nurul Adityawan, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah yang dinilai berperan penting dalam mendukung pertumbuhan usaha waralaba nasional.

Ia berharap pemerintah terus hadir sebagai mitra strategis melalui kemudahan regulasi, akses pembiayaan, serta pendampingan usaha.

“Bagi kami, waralaba bukan hanya bisnis, tetapi juga cara untuk menciptakan peluang, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi bangsa,” ujar Rido. (Fit)

Ikuti kami di Saluran Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *