ESB Hadir di ALLFood Indonesia 2026, Teknologi F&B Jadi Solusi Bisnis Kuliner di Tengah Krisis Global

Portalkota – Tekanan ekonomi global yang dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 kini terasa langsung di meja makan bisnis kuliner Indonesia.

Penutupan Selat Hormuz akibat konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran mendorong harga minyak mentah melesat ke kisaran USD 99,57 per barel, memicu kenaikan harga energi, biaya logistik, hingga bahan baku yang membuat para pebisnis kuliner menghadapi tantangan efisiensi di tengah margin yang semakin tipis.

Data BPS dalam laporan Statistik Penyediaan Makanan Minuman 2024 menunjukkan bahwa biaya bahan baku dapat mencapai hingga 63,81 persen dari total pengeluaran usaha, sementara 23,92 persen dari operasional restoran masih terjebak dalam proses manual.

Kondisi ini membuat pelaku bisnis kuliner perlu beradaptasi dengan sistem yang lebih efisien dan terintegrasi.

Baca Lainnya:

Kawan Lama Solution Hadir di Lab Indonesia 2026, Tawarkan Solusi Laboratorium Modern

ESB Hadirkan Konsep “The Lean-Service Era” di ALLFood 2026

Menjawab tantangan tersebut, PT Esensi Solusi Buana (ESB) hadir di ALLFood Indonesia 2026 pada 15-18 April 2026 di Booth G 07-08 Hall 8 ICE BSD, Tangerang, dengan konsep “The Lean-Service Era” : pendekatan teknologi terintegrasi yang membekali pelaku usaha F&B untuk bertahan, beradaptasi, dan tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi.

Empat Pilar Ketahanan Operasional ESB

Dalam iklim bisnis yang semakin tidak terprediksi, ESB menawarkan empat pilar ketahanan operasional:

1. ESB POS

Aplikasi kasir berbasis cloud yang memungkinkan pebisnis kuliner memantau transaksi secara real-time, mengurangi kebocoran pendapatan, dan mengoptimalkan kecepatan pelayanan di tengah tekanan biaya yang meningkat.

2. ESB Core (ERP)

Sistem ERP & back office restoran terintegrasi yang mencakup pengelolaan stok, akuntansi, dan pengadaan bahan baku secara akurat dan efisien. Sistem ini berkontribusi meningkatkan efisiensi operasional hingga 35 persen.

3. ESB Order

Sistem order online yang menyatukan dine-in, delivery, dan web-order dalam satu platform. Seluruh pesanan tersinkronisasi antara area kasir dan dapur secara otomatis, membantu menaikkan transaksi hingga 63 persen.

4. OLIN AI

Aplikasi AI buatan ESB yang mengolah data transaksi menjadi rekomendasi bisnis strategis secara otomatis dengan akurasi hingga 98 persen, mulai dari prediksi kebutuhan bahan baku, identifikasi menu terlaris, hingga analisis tren penjualan.

Kolaborasi dengan IWARE untuk Ekosistem Lengkap

Partisipasi ESB di ALLFood Indonesia 2026 turut diperkuat oleh kehadiran IWARE, distributor hardware terkemuka di Indonesia, sebagai Mitra Strategis.

Kolaborasi ini menghadirkan ekosistem teknologi F&B yang menyeluruh: perangkat lunak andal dari ESB yang berjalan di atas infrastruktur hardware berkualitas dari IWARE.

Sugiharto, Direktur Utama IWARE, mengatakan, pihaknya percaya bahwa ketahanan bisnis kuliner Indonesia ada pada fondasi teknologi yang tepat — baik dari sisi perangkat lunak maupun hardware.

“Situasi ekonomi global saat ini justru mempercepat kebutuhan pelaku usaha untuk go-digital secara menyeluruh,” ujarnya.

Promo Menarik untuk Pelaku Usaha Kuliner

Melalui partisipasi di ALLFood Indonesia 2026, ESB juga menawarkan Promo Murmer dengan diskon harga 50 persen khusus di acara ini.

Pengunjung dapat mengunjungi booth ESB untuk mencoba langsung ekosistem teknologi terbaru, mulai dari kemudahan ESB POS, fleksibilitas ESB Order, kekuatan manajemen ESB Core, hingga kecerdasan analisis OLIN.

Baca Lainnya:

IZZI BSD City Laris, Sinar Mas Land Siapkan Peluncuran Fase Kedua

Teknologi sebagai Mitra Strategis, Bukan Sekadar Alat Transaksi

Gunawan, Co-Founder & CEO ESB, menegaskan, gejolak ekonomi 2026 justru menjadi momentum kritis bagi pelaku usaha F&B untuk segera mengadopsi teknologi yang tepat.

“Saat harga bahan baku melonjak, biaya energi meningkat, dan margin semakin tipis, setiap rupiah dalam operasional harus dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Gunawan mengungkapkan, pihaknya berharap para pelaku bisnis kuliner dapat makin fokus pada inovasi bisnis, menjaga kualitas, kreativitas, dan memperoleh data-data yang mendukung seluruh keputusan sehari-hari.

“Tanpa membuang waktu mereka yang berharga di bagian teknologi yang seharusnya menjadi fokus kami. Ketidakpastian global tidak menjadi penghalang ekspansi bisnis dengan memiliki partner teknologi yang tepat,” tutupnya.

Dengan solusi teknologi terintegrasi yang ditawarkan, ESB siap menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha kuliner Indonesia untuk bertahan dan berkembang di tengah tekanan ekonomi global.(uci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *