Gubernur Banten Salurkan 5.000 Bibit Pohon: Implementasi Program Bang Kali Andra

PORTAL KOTA – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap langkah Kementerian Lingkungan Hidup dalam aksi penanaman dua miliar pohon, Gerakan “Banten Teduh Tangerang Sejuk” yang diinisiasi oleh Banksasuci Foundation dan Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) terus menggencarkan aksi penanaman pohon di sepanjang bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane, situ, danau, serta ruang-ruang terbuka hijau di wilayah Tangerang Raya.

Inisiator Gerakan “Banten Teduh Tangerang Sejuk”, Ade Yunus,l mengatakan bahwa aksi penanaman pohon yang dilakukan relawan bukan hanya melakukan penghijauan kawasan.

Tetapi juga berkontribusi pada penyerapan air, pencegahan erosi, mengurangi jejak karbon (emisi gas rumah kaca), memperbaiki kualitas udara, serta penurunan risiko banjir yang menjadi ancaman setiap musim hujan.

“Mengurangi jejak karbon berarti mengurangi emisi gas untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan perubahan iklim. Salah satunya adalah dengan menanam pohon yang dapat menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Ade menambahkan bahwa gerakan swadaya mandiri yang berkolaborasi dengan seluruh stakeholders terkait tersebut memiliki target penanaman 1 juta pohon di Wilayah Tangerang Raya.

“Yang sudah ditanam lebih kurang 212.000 pohon. Bismillah, target kami dapat menanam 1 juta pohon. Insya Allah kami optimis melalui kolaborasi multihelix seluruh stakeholders terkait, cita-cita ‘Banten Teduh, Tangerang Sejuk’ dapat terwujud,” terangnya.

Baca Lainnya: 

Wali Kota Dukung Penuh Pelajar Tangsel yang Berlaga di POPDA Banten

Gubernur Banten: Pemprov Banten Salurkan 5.000 Bibit Pohon

Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan bahwa Pemprov Banten mendukung penuh inisiatif para penggiat lingkungan yang mendorong gerakan penanaman pohon dan pelestarian alam sebagai bentuk nyata mitigasi bencana.

“Alhamdulillah, Pemprov Banten bersama Gerakan Banten Teduh Tangerang Sejuk yang diinisiasi rekan-rekan penggiat lingkungan hidup, kami salurkan 5.000 bibit pohon melalui DLHK, di antaranya pohon Ketapang Kencana dan Mahoni yang ditanam di bantaran Sungai Cisadane, anak Sungai Cisadane, hingga saluran irigasi sebagai bentuk nyata pelestarian alam dan mitigasi bencana,” ungkapnya.

Melalui aksi penanaman pohon tersebut, Andra berharap dapat menciptakan lingkungan lebih hijau, sejuk, dan sehat, mengurangi jejak karbon, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

“Gerakan Banten Teduh Tangerang Sejuk merupakan implementasi dari Program Bang Kali Andra (Program Pembangunan Gerakan Kelola Lingkungan Daerah Sejahtera). Semoga kesadaran kolektif ini menjadi langkah awal untuk kita bersama menjaga dan merawat lingkungan, dan Insya Allah dapat berkelanjutan,” tuturnya.

Wali Kota Sachrudin Apresiasi Anak Muda: Jangan Hanya Kritisi, Tapi Beri Solusi

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, kepada para pegiat lingkungan yang menanam pohon sepanjang Jalan Baru Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk.

Ia menyambut baik semangat anak muda yang tak hanya mengkritisi tetapi juga memberi solusi melalui aksi nyata.

“Saya sangat mendukung anak muda yang peduli lingkungan. Program ini merupakan langkah awal kolaborasi pegiat lingkungan dengan visi Pemerintah Provinsi Banten dan Kota Tangerang,” kata Sachrudin.

Wali kota menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam pelestarian lingkungan dan sangat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Insya Allah kami dukung langkah nyata dan program pelestarian lingkungan hidup ini karena keterlibatan semua pihak sangat penting,” jelasnya.

Baca Lainnya: 

Gubernur Banten: Olahraga Efektif Dorong Promosi Wisata dan Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Maesyal Targetkan RTH Kabupaten Tangerang 20-25 Persen

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mendorong Gerakan “Banten Teduh Tangerang Sejuk” untuk dapat meningkatkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Tangerang, baik kuantitas maupun kualitasnya.

“Penanaman pohon yang dilakukan oleh Gerakan ‘Banten Teduh Tangerang Sejuk’ adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan ekosistem. Mudah-mudahan ke depan RTH di Kabupaten Tangerang ini paling tidak bisa mencapai sekitar 20 sampai 25 persen, supaya kualitas udara di Kabupaten Tangerang ini tetap segar dan nyaman untuk ditinggali,” tutupnya.

Catatan tentang Jejak Karbon

Untuk diketahui, jejak karbon atau Carbon Footprint merupakan suatu ukuran jumlah total dari hasil emisi karbon dioksida yang secara langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh aktivitas atau akumulasi yang berlebih oleh penggunaan produk dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan penanaman pohon menjadi salah satu upaya konkret untuk menekan jejak karbon dan memitigasi dampak perubahan iklim.(uci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *