Polisi Bongkar Kasus Anak Aniaya Ibu hingga Tewas di Tangsel

Portalkota-Warga Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia berinisial K (64) yang meninggal dunia di dalam rumahnya dengan kondisi mengenaskan.

Polisi kemudian mengungkap bahwa pelaku penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas adalah anak kandungnya sendiri berinisial I (36).

Kasus tersebut berhasil diungkap Polsek Pamulang bersama Polres Tangerang Selatan setelah menerima laporan dari warga terkait kematian korban yang dinilai tidak wajar pada Selasa, 19 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.

Baca lainnya:

Polsek Kelapa Dua Sisir Kawasan Perbatasan Tangerang Cegah Begal dan Narkoba

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengatakan, petugas langsung menuju lokasi usai menerima informasi dari Bhabinkamtibmas mengenai adanya korban meninggal dengan sejumlah luka mencurigakan.

“Dari hasil olah TKP bersama Tim Inafis dan pemeriksaan saksi-saksi, diketahui korban tinggal serumah hanya dengan anak kandungnya sendiri, yakni saudara I,” ujar Galuh, melansir laman Polres Tangsel.

Saat pemeriksaan berlangsung, polisi menemukan luka di beberapa bagian tubuh korban yang diduga akibat tindak kekerasan.

Awalnya, pelaku sempat membantah terlibat dalam kematian ibunya. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, keterangannya tidak sesuai dengan fakta di lapangan maupun hasil pemeriksaan saksi.

“Setelah dilakukan interogasi intensif, pelaku akhirnya mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia,” katanya.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, aksi penganiayaan terjadi saat korban sedang tertidur di kamar.

Pelaku menarik kaki korban hingga terbangun, kemudian memukul bagian kepala dan tubuh korban secara berulang menggunakan tangan kosong.

Korban yang terjatuh dari tempat tidur kembali mengalami kekerasan. Pelaku disebut menendang dan menginjak bagian dada korban sebelum akhirnya memukul menggunakan setrika pakaian ke arah kepala dan tubuh korban berkali-kali.

Setelah melakukan aksi brutal tersebut, pelaku meninggalkan korban dalam kondisi kritis dan mendatangi rumah rekannya berinisial H yang sedang bermain kartu bersama F.

Baca lainnya:

Lima Unit Usaha APP Group Borong Penghargaan TOP CSR Awards 2026

Kepada kedua temannya, pelaku mengaku ibunya dalam kondisi kritis. Tak lama kemudian, pelaku mendatangi rumah Ketua RT setempat untuk meminta bantuan.

Kini, pelaku telah diamankan di Polsek Pamulang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polres Tangerang Selatan mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan dugaan tindak pidana maupun situasi yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Polisi juga mengingatkan masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam. (uci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *