Wakil Wali Kota Tangsel Ajak Masyarakat Pelajari Kitab Kuning

Portalkota – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai mengenal dan mempelajari Kitab Kuning sebagai bagian dari penguatan keimanan dan pemahaman agama Islam.

Hal tersebut disampaikan Pilar saat menghadiri kegiatan Pengajian Kitab Kuning di Islamic Center Baiturrahmi Kota Tangerang Selatan.

Baca Lainnya:

Bus Sekolah Gratis di Tangsel Tetap Beroperasi hingga Desember 2026 Meski Ada Kenaikan Harga BBM

Pemkot Tangsel Gandeng Berbagai Pihak untuk Pengajian Kitab Kuning

Menurut Pilar, Pemkot Tangsel selama ini telah bekerja sama dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan pengajian kitab kuning di sejumlah kecamatan maupun di Masjid Islamic Center Baiturrahmi.

“Kita memiliki gagasan dan cita-cita agar masyarakat Tangsel dapat memahami serta mengetahui kitab-kitab yang ditulis oleh para imam dan alim ulama terdahulu, sehingga dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat,” ujarnya, ditulis Kamis (21/5/2026).

Kitab Kuning Berisi Tafsir, Kajian Al-Qur’an, hingga Hadis

Ia menjelaskan, kitab kuning merupakan kumpulan karya ulama yang berisi tafsir, kajian Al-Qur’an, hingga hadis yang dapat membantu masyarakat memahami ajaran agama Islam secara lebih mendalam.

Pilar mengatakan, pemerintah daerah juga mulai mendorong pengenalan kitab kuning kepada anak-anak usia sekolah dasar melalui program yang akan disiapkan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kami juga mendorong anak-anak muda agar lebih mengenal kitab-kitab kuning. Ke depan akan ada program agar anak-anak sekolah dasar mulai mengenal kitab kuning, tentu dengan tingkatan dasar dan disesuaikan dengan kemampuan mereka,” jelasnya.

Baca Lainnya:

Harkitnas 2026, Pilar Ingatkan PP Nomor 17/2025 Soal Perlindungan Anak di Media Sosial

Pentingnya Pengenalan Kitab Kuning Sejak Dini

Menurut Pilar, pengenalan kitab kuning sejak dini penting agar generasi muda memahami bahwa pembelajaran agama tidak hanya bersumber dari Al-Qur’an dan hadis, tetapi juga dari karya-karya ulama yang telah diwariskan selama berabad-abad.

Dengan langkah ini, Pemkot Tangsel dan MUI berharap generasi muda tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendalami warisan intelektual Islam yang kaya melalui kitab kuning.(uci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed