PORTAL KOTA-Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kota Tangerang Selatan akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berjalan relatif lancar, menurut sejumlah sekolah.
Pengalaman para guru saat pandemi Covid-19 dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan pembelajaran daring kali ini.
Baca lainnya:
- The Garden of Opportunities di Alam Sutera Group Expo 2026, Enam Tema Inspiratif untuk Hunian Impian
Kepala SDN 1 Ciputat, Sulastri, mengakui penerapan PJJ saat ini tidak terlalu menyulitkan pihak sekolah.
Berbagai platform digital seperti Google Classroom, Google Meet, video call, dan WhatsApp yang digunakan saat pandemi kembali dimanfaatkan untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung.
“Karena sudah terbiasa, dulu waktu zaman Covid-19 kita sudah menggunakan Google Classroom, Google Meet, ada video call, ada WhatsApp. Alhamdulillah selama ini berjalan, untuk tugas-tugas juga berjalan,” kata Sulastri, ditemui di ruang kerjanya.
Meski demikian, kendala masih ditemui pada ketersediaan perangkat. Sulastri menyebut beberapa siswa tidak memiliki telepon seluler pribadi dan harus meminjam perangkat orangtua yang juga digunakan untuk bekerja.
“Mungkin kendalanya di perangkat (siswa), karena ada handphone (di rumah), tapi handphone-nya itu dipakai orangtuanya,” ucap Sulastri.
Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah membagikan tugas melalui grup WhatsApp agar tetap dapat diakses. Siswa yang terkendala perangkat juga diberikan kelonggaran untuk mengumpulkan tugas secara tertulis di kemudian hari.
“Jika misal hari ini tidak punya handphone, besok bisa mengumpulkan secara tertulis, disampaikan ke sekolah,” katanya.
Sulastri berharap kondisi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau segera membaik. “Kami berharap musibah Gunung Krakatau ini jangan sampai berlangsung lama. Kasihan anak-anak kalau terlalu lama belajar dari rumah,” ungkapnya.
Baca lainnya:
Pihak sekolah terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan memantau perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik untuk memastikan kegiatan pembelajaran tetap berjalan serta menjaga kesehatan dan keselamatan siswa.
Sebelumnya, Pemkot Tangsel memperpanjang PJJ selama dua hari, Selasa hingga Rabu, 8-9 September 2026, melalui Surat Edaran Dikbud Nomor 400.3.1/5630/Dikbud/2026. (Eka)














1 komentar