Komisi VIII Dorong Akses Pendidikan bagi Masyarakat Kurang Mampu Lewat KIP Kuliah

PORTAL KOTA-Anggota Komisi VIII DPR RI Haeny Relawati mendorong perguruan tinggi untuk mencocokkan data mahasiswa baru dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional guna memastikan Program KIP Kuliah tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Haeny dalam Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Serang, Kamis (20/8/2026).

Baca lainnya:

“Kita menyarankan agar pihak rektorat atau sivitas akademika, khususnya para pengajar, untuk mendata mahasiswa-mahasiswa baru yang ada di UIN ini dan kemudian melengkapinya dengan data-data yang ada di DTSEN,” ujar Haeny.

Menurutnya, pendataan sejak tingkat perguruan tinggi penting agar mahasiswa yang benar-benar membutuhkan dukungan pendidikan dapat teridentifikasi lebih baik. Data tersebut kemudian menjadi bahan koordinasi antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, dan Komisi VIII DPR RI.

“Kemudian dari identifikasi ini dikirimkan kepada kementerian dan kepada kami, Komisi VIII,” katanya.

Haeny menegaskan penguatan sinergi diperlukan untuk memastikan keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan dalam memberikan akses pendidikan kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Baca lainnya:

Komisi VIII yang membidangi urusan sosial dan keagamaan akan terus mendorong upaya berpihak pada peningkatan kesejahteraan sosial, termasuk melalui penguatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Komisi VIII ini adalah sosial keagamaan juga, sehingga di antara keterbatasan itu kita bisa saling mengingatkan, saling memperkuat agar hal yang terbatas tidak menjadi sebuah rintangan bagi kita sekalian untuk berkomitmen terhadap kesejahteraan sosial,” tutup Haeny. (Eka)

Informasi dalam berita ini disusun berdasarkan siaran pers yang dipublikasikan melalui laman resmi DPR RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar