PORTAL KOTA-Lomba Fotografi Nasional dan Pameran Fotografi “Sekolah Rakyat” resmi diluncurkan untuk mengabadikan kehidupan, aktivitas belajar, semangat siswa, pendidik, dan lingkungan Sekolah Rakyat melalui karya visual inspiratif.
Acara yang digagas majalah fotografi Asosiasi Fotografi Indonesia, majalah MATA, dan PT. Basik ini terbuka bagi fotografer profesional, jurnalis foto, pegiat, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum.
Penyelenggara ingin menghadirkan narasi visual tentang transformasi pendidikan sekaligus memperkenalkan Sekolah Rakyat sebagai ruang tumbuhnya harapan dan karakter generasi bangsa.
Baca lainnya:
“Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, karya-karya terbaik juga akan dipamerkan kepada publik sebagai bentuk apresiasi terhadap para peserta serta sebagai media edukasi mengenai perkembangan Sekolah Rakyat di Indonesia,” ujar Arbain Rambey, anggota dewan juri sekaligus kurator seni fotografi, dalam jumpa pers di Jakarta.
Tema lomba mengangkat kisah inspiratif Sekolah Rakyat dan mendorong dokumentasi perkembangan pendidikan Indonesia.
“Tujuan dari lomba ini adalah memberikan ruang apresiasi bagi fotografer Indonesia, serta membuat pameran fotografi sebagai media edukasi dan inspirasi bagi masyarakat,” lanjut Arbain.
Kategori yang dilombakan adalah foto jurnalistik yang menampilkan momen nyata pembelajaran di Sekolah Rakyat, serta human interest yang mengangkat kisah, ekspresi, emosi, dan perjuangan siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
Freddy Kamto selaku Ketua Penyelenggara menyatakan lomba terbuka bagi seluruh WNI, baik profesional, amatir, mahasiswa, pelajar, jurnalis foto, maupun masyarakat umum.
“Tidak dipungut biaya pendaftaran, dan setiap peserta dapat mengirimkan maksimal 5 karya foto, kecuali kategori foto esai. Foto merupakan karya asli milik peserta dan belum pernah menjadi pemenang pada lomba fotografi lainnya,” ujarnya.
Penyelenggara menyediakan juara I, II, dan III untuk setiap kategori. Selain itu, 100 karya terbaik hasil kurasi dewan juri akan dipamerkan.
Baca lainnya:
“Selain penghargaan tersebut, 100 karya fotografi terbaik hasil kurasi dewan juri akan dipilih untuk mengikuti Pameran Fotografi Nasional ‘Sekolah Rakyat’ yang akan diselenggarakan di Galeri Cipta I, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 21–25 Juli 2026,” imbuh Freddy.
Seratus karya terbaik, termasuk karya para pemenang, akan dipamerkan dengan mencantumkan identitas fotografer sebagai bentuk apresiasi.
Lomba dan pameran ini diharapkan memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pendidikan melalui kekuatan visual. Setiap foto adalah cerita tentang harapan, perjuangan, dan masa depan Indonesia.(Eka)













