PORTAL KOTA-Wali Kota Benyamin Davnie memanfaatkan momentum peringatan Hari Anak Nasional untuk mengevaluasi capaian sektor kesehatan di Kota Tangerang Selatan, khususnya dalam penanganan stunting dan peningkatan angka harapan hidup masyarakat.
Menurut Benyamin, peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk meninjau berbagai program yang telah dijalankan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak dan masyarakat secara umum.
“Ya, hari ini Hari Anak Nasional. Intinya Hari Anak Nasional. Tapi dirangkai dengan evaluasi atas pencapaian Hari Anak Nasional. Pastinya hal yang dikerjakan oleh kita banyak sekali, tetapi ada dua pilar penting,” ujar Benyamin.
Baca lainnya:
Ia menyebut dua pilar utama yang selama ini menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan indikator kesehatan, yakni tim ngider sehat premium dan kader kesehatan.
Kedua elemen tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memastikan berbagai program kesehatan berjalan optimal hingga tingkat lapangan.
Dalam penanganan stunting, Benyamin mengungkapkan angka prevalensi stunting di Tangerang Selatan sempat mengalami penurunan signifikan dari 19 persen menjadi sekitar 9 persen.
Namun, berdasarkan evaluasi terbaru, angka tersebut kembali naik menjadi 10 persen lebih akibat adanya penambahan indikator penilaian dari kementerian teknis.
“Tapi berapapun angka itu, alhamdulillah ikhtiar kita tidak sia-sia,” katanya.
Selain penanganan stunting, Benyamin juga menyoroti peningkatan angka harapan hidup masyarakat Tangerang Selatan yang terus menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, angka harapan hidup warga Tangsel saat ini telah mencapai lebih dari 76 tahun.
Baca lainnya:
Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026
Menurut Benyamin, capaian tersebut mencerminkan kondisi kesehatan masyarakat yang semakin baik, didukung oleh kecukupan asupan gizi, pola konsumsi yang sehat, serta lingkungan yang lebih terkendali.
“Artinya, harapan hidup masyarakat… kesehatannya baik, suplai makanan-minumannya baik, lingkungannya terkendali, dan seterusnya. Ini yang dicapai dari Hari Anak Nasional, ini puncaknya saja. Sebelumnya dilakukan rapat-rapat koordinasi terkait hal itu,” tutupnya.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program kesehatan dan intervensi gizi guna memastikan anak-anak serta masyarakat dapat hidup sehat dan berkualitas. (Ris)







