Lima Unit Usaha APP Group Borong Penghargaan TOP CSR Awards 2026

Portalkota-Lima unit usaha APP Group meraih penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2026 yang diselenggarakan Majalah TopBusiness di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang selaras dengan kontribusi sosial, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam ajang tersebut, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk berhasil meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 #Star 5.

Sementara itu, empat unit usaha lainnya memperoleh penghargaan TOP CSR Awards 2026 #Star 4, yakni PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Tangerang Mill, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Perawang Mill, PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills Karawang, dan PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry.

Mengusung tema “Aligning CSR and ESG for Long-Term Corporate Value and Sustainable Development,” TOP CSR Awards menilai keselarasan program CSR dengan strategi bisnis perusahaan, penerapan ISO 26000, tata kelola CSR, implementasi Creating Shared Value (CSV), serta inovasi program yang memberikan manfaat nyata bagi para pemangku kepentingan.

Baca lainnya:

Sinar Mas Land Luncurkan Terravia Castilo di BSD City, Hunian American Classic Modern Mulai Rp1,9 Miliar

Predikat #Star 5 menunjukkan sistem, kebijakan, dan implementasi CSR perusahaan berada pada level ekselen.

Sementara itu, predikat #Star 4 menandakan implementasi CSR berada pada level sangat baik dan telah mendukung strategi pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata, mengatakan bahwa CSR merupakan bagian penting dari upaya perusahaan membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

“Bagi APP Group, CSR merupakan bagian dari cara perusahaan membangun hubungan yang lebih kuat dengan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus memperbaiki tata kelola, memperkuat kolaborasi, dan memastikan setiap inisiatif sosial maupun lingkungan dapat memberi manfaat yang lebih nyata dan berkelanjutan,” kata Suhendra.

“Kami juga terus menyelaraskan program-program tersebut dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Berbagai program yang dijalankan unit usaha APP Group mencerminkan pendekatan CSR yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat setempat.

Tjiwi Kimia, misalnya, terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, keterlibatan pelaku lokal dalam rantai pasok, serta pengelolaan sumber daya berbasis ekonomi sirkular.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari konsistensi perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Di wilayah perkotaan, Indah Kiat Tangerang mengembangkan program CSR yang menitikberatkan pada pemberdayaan komunitas, peningkatan kapasitas masyarakat, pengelolaan lingkungan, serta dukungan terhadap program Kampung Iklim.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan program CSR yang berkelanjutan,” ujar Head of Sustainability IKPP Tangerang, Kholisul Fatikhin, di lokasi acara.

Sementara itu, Indah Kiat Perawang menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mencakup pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas masyarakat, pendidikan, lingkungan, serta kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional.

Baca lainnya:

Chatime Luncurkan Silken Series, Gandeng Bernadya sebagai The Face of Silken Era

Pindo Deli Karawang turut memperkuat implementasi CSR berbasis ESG melalui program yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Program tersebut dijalankan dengan pendekatan partisipatif melalui pemetaan sosial, pengukuran dampak, serta monitoring dan evaluasi berkala agar manfaat yang diberikan lebih tepat sasaran.

Di Jambi, Lontar Papyrus juga terus mendorong program CSR yang mendukung pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya secara lebih bernilai melalui pendekatan ekonomi sirkular. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *