Portalkota – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang kembali menyelenggarakan tahapan kurasi produk dalam rangkaian UMKM Award 2026.
Kegiatan ini merupakan upaya Pemkot Tangerang untuk mendorong pelaku usaha mikro agar semakin berdaya saing dan siap menghadapi pasar yang lebih luas.
Kegiatan kurasi ini merupakan lanjutan dari proses seleksi administrasi yang sebelumnya diikuti oleh 94 pelaku UMKM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 UMKM dinyatakan lolos tahap administrasi setelah memenuhi persyaratan seperti kelengkapan identitas dan legalitas usaha.
Baca Lainnya:
Kemendagri Apresiasi Pengendalian Inflasi Kota Tangerang, Terendah di Banten
Penilaian Langsung oleh Kurator Profesional
Kepala Seksi Data dan Peningkatan Kualitas SDM Usaha Mikro Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Musokib, menjelaskan bahwa pada tahap ini peserta diminta menyerahkan sampel produk untuk dinilai secara langsung oleh tim kurator profesional.
“Kurasi ini dilakukan untuk menilai kualitas produk secara lebih mendalam, mulai dari inovasi, kemasan, hingga kesiapan pasar,” ujarnya dikutip dari laman resmi Pemkot Tangerang.
Target 30 UMKM Terbaik ke Tiga Klaster
Dari hasil kurasi ini, ditargetkan akan terpilih 30 UMKM terbaik yang akan dibagi ke dalam tiga klaster utama:
· Pangan
· Kerajinan
· Fesyen
Program Pembinaan Lanjutan dan Tahap Pitching
Selanjutnya, para peserta terpilih akan mengikuti program pembinaan lanjutan (upscale) untuk meningkatkan kapasitas bisnis, baik dari sisi hard skill maupun soft skill.
“Selain itu, para finalis juga akan mengikuti tahap pitching sebagai penilaian akhir. Para pemenang juga berpeluang mendapatkan pembinaan lanjutan serta rekomendasi untuk program di tingkat kementerian dan nasional,” jelasnya.
Inotek Foundation: Produk UMKM Tangerang Kian Inovatif dan Tembus Ekspor
Proses penilaian melibatkan tim dari Inotek Foundation, inkubator bisnis berpengalaman dalam pembinaan UMKM di tingkat nasional.
“Produk UMKM tahun 2026 semakin inovatif, kemasan lebih menarik, dan sebagian sudah mulai menembus pasar ekspor. Ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif,” kata Direktur Eksekutif Inotek Foundation, Ivi Anggraeni, yang bertindak sebagai tim penilai.
Ia menambahkan, aspek penilaian mencakup inovasi produk, kebutuhan pasar, kemasan, legalitas, kekuatan tim, strategi digital marketing, dan kemampuan membuka lapangan kerja.
Baca Lainnya:
Mulai Rp20 Ribu! Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Favorit di Tangerang
Pesan untuk UMKM yang Belum Lolos
“Bagi pelaku UMKM yang belum terpilih, diharapkan tetap semangat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas usaha agar dapat berpartisipasi kembali pada kesempatan berikutnya,” tutup Ivi.
Dengan adanya UMKM Award 2026, Pemkot Tangerang berharap mampu mencetak pengusaha-pengusaha tangguh yang tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas dan bersaing di pasar global.(uci)












