Portalkota-Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Tangerang Selatan berlangsung aman, damai, dan penuh keharmonisan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan rasa syukurnya atas situasi tersebut.
Menurut Benyamin, masyarakat Tangsel telah menunjukkan sikap dewasa dalam menyikapi berbagai perbedaan, baik di kalangan umat Muslim maupun dengan umat beragama lain yang juga merayakan hari besar keagamaan.
Baca lainnya:
Andra Soni Lepas 990 Pemudik Gratis Pemprov Banten
“Alhamdulillah, masyarakat muslim di Tangerang Selatan melewati Idulfitri dengan seluruh keimanannya. Perbedaan-perbedaan, baik di antara sesama umat Muslim maupun dengan umat lain, dapat diterima dan dilalui dengan baik serta harmonis,” kata Benyamin.
Ia menilai, kondisi ini mencerminkan keberhasilan pembangunan di Kota Tangerang Selatan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mental, spiritual, dan sosial masyarakat.
Potensi Zakat Capai Ratusan Juta per Masjid
Selain itu, Benyamin juga menyoroti tingginya potensi zakat yang terkumpul selama bulan Ramadan.
Ia mengungkapkan, rata-rata setiap masjid di Tangerang Selatan mampu menghimpun dana zakat, infak, sedekah, hingga zakat mal lebih dari Rp200 juta.
Dana tersebut nantinya disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, sebagai bentuk kepedulian sosial dan bukti meningkatnya kesadaran beragama masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa Tangerang Selatan sesuai dengan motonya ‘Cerdas, Modern, dan Religius’, terus berkembang secara bertahap,” jelasnya.
Wilayah Tetap Kondusif Selama Ramadan hingga Lebaran
Terkait kondisi keamanan, Benyamin memastikan bahwa situasi di Tangerang Selatan tetap kondusif tanpa adanya gesekan horizontal di tengah masyarakat.
Ia bahkan turun langsung melakukan patroli bersama jajaran kepolisian dan TNI untuk memastikan keamanan wilayah tetap terjaga.
“Tidak ada gesekan di masyarakat. Imbauan pemerintah, kepolisian, dan para ulama dipatuhi dengan baik, termasuk larangan konvoi, petasan, dan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban,” ungkapnya.
Konsep Pembangunan Dinilai Tepat Sasaran
Lebih lanjut, Benyamin menegaskan bahwa konsep pembangunan “Cerdas, Modern, dan Religius” yang diterapkan di Tangerang Selatan terbukti relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Baca lainnya:
Ini Tips Mudik Sehat dari Dinkes Kota Tangerang
Menurutnya, keharmonisan yang tercipta selama Ramadan hingga Idulfitri menjadi indikator bahwa pembangunan mental dan spiritual berjalan seiring dengan pembangunan fisik.
“Ini menandakan bahwa konsep pembangunan tersebut tepat untuk masyarakat modern saat ini,” tutupnya. (ris)






