Portalkota – Pemerintah Kota Tangerang terus mengukuhkan visi sebagai kota bisnis maju dan berkelanjutan berbasis konsep Aerotropolis.
Salah satu langkah strategisnya adalah dengan menandatangani nota kesepahaman bersama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan PT Jasa Marga Persero Tbk beserta anak perusahaannya.
Penandatanganan berlangsung di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten.
Momen ini masih dalam rangkaian semarak perayaan Hari Jadi ke-33 Kota Tangerang yang jatuh pada 28 Februari lalu.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan integrasi layanan, baik dari segi kemudahan akses transportasi, pembukaan lapangan kerja baru, penataan kawasan, hingga keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa bandara.
Baca lainnya:
Ramadan Karim di Masjid Al-Ittihad Tangerang Sebagai Ruang Syiar
Simpang Susun Kunciran, Konektivitas Antarwilayah
Nota kesepahaman ini berisi tentang kerja sama pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan, khususnya di wilayah sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Poin utamanya adalah pembukaan akses jalan tol yang menghubungkan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan melalui wilayah Alam Sutera.
Modifikasi Simpang Susun Kunciran ini akan terintegrasi dari Bandara menuju Tangerang, termasuk konektivitas Tol Sedyatmo dan Tol Tangerang-Merak.
Kehadiran kedua ruas tol ini diproyeksikan berkontribusi dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Tangerang, Tangerang Selatan, dan sekitarnya.
Kawasan Alam Sutera menjadi titik penghubung strategis antara Tangerang dan Tangerang Selatan, baik dari arah Bandara Soekarno-Hatta maupun akses ke Tol Jakarta-Merak.
Harapan Pemkot Tangerang
Pemkot Tangerang berharap ke depannya tata kelola transportasi dan lingkungan di wilayah Kota Tangerang dapat semakin terintegrasi. Dengan adanya jalur alternatif baru menuju Bandara maupun Merak, masyarakat akan semakin dimudahkan.
“Langkah strategis ini mulai dilaksanakan tahun 2026 ini, sesuai dengan program Pemkot Tangerang yang ditargetkan,” ujar Sachrudin.
Dengan terbukanya akses baru ini, pertumbuhan ekonomi daerah di segala aspek diharapkan dapat terdorong lebih cepat.
Konsep Aerotropolis yang mengintegrasikan bandara dengan pusat bisnis dan permukiman mulai terwujud nyata melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola bandara, dan pengelola jalan tol.
Baca lainnya:
Mudik Gratis Kemenhub 2026 Dibuka, Warga Tangerang Bisa Validasi di Terminal Poris Plawad
Kerja sama ini menjadi bukti komitmen semua pihak dalam mewujudkan Kota Tangerang sebagai pusat bisnis yang maju, terintegrasi, dan berkelanjutan, dengan Bandara Soekarno-Hatta sebagai motor penggerak utamanya.(ris)












