Portalkota – Mahasiswa Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) dari Kelompok 2 Social Volunteering 2026 menggelar pelatihan kewirausahaan dan digital branding bagi pelajar SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta.
Kegiatan bertajuk “Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM” tersebut diikuti oleh 35 siswa dari kelas 12.3 dan 12.8, dengan fokus pada pengenalan target pasar, pembangunan ide bisnis, serta pemanfaatan media sosial untuk promosi.
Acara ini dibuka secara resmi dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Camat Jatiluhur Drs. Al Idrus Nurhasan, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jatiluhur H. Kasid, serta jajaran pimpinan Universitas Mercu Buana.
Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMB, Dr. Heri Budianto menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat.
“Ini adalah ruang kontribusi nyata bagi mahasiswa magister yang telah memiliki pengalaman profesional untuk menyalurkan kompetensinya bagi generasi muda,” ujarnya.
**Baca Lainnya:
SDN Jombang 03 Kini Berkonsep Modern dengan 21 Ruang Kelas Baru
Sesi inti pelatihan dipandu oleh dosen pembimbing, Dr. Rosmawaty Hilderiah Pandjaitan, dengan tema “Menjadi Wirausaha Kuliner Sejak SMA.”
Materi yang diberikan mencakup konsep dasar pemasaran, strategi pembuatan konten promosi, hingga langkah memulai usaha dengan modal sederhana.
Untuk memperkaya pemahaman, mahasiswa juga menampilkan video tutorial pembuatan produk kreatif seperti minuman Lemon Tea Sereh dan olahan rujak.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara. Saat ditanya apakah materi yang diberikan bermanfaat dan apakah mereka ingin mendalami kewirausahaan, seluruh siswa menjawab serempak, “Bermanfaat” dan “Mau.”
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jatiluhur, H. Kasid, mengapresiasi inisiatif ini. Ia berharap siswa dapat belajar langsung dari para profesional dan termotivasi untuk mengembangkan potensi diri.
Melalui kegiatan ini, Kelompok 2 Social Volunteering UMB berharap dapat menanamkan pemahaman tentang peluang usaha sejak dini, keterampilan digital branding, serta kepercayaan diri para siswa untuk menjadi entrepreneur muda.(ris)






