Portalkota — Kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat sepakat memfasilitasi 5.000 unit rumah bersubsidi bagi wartawan di seluruh Indonesia.
Kesepakatan ini ditandai dalam audiensi antara Menteri PUPR Maruarar Sirait dan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Jakarta.
Menteri yang akrab disapa Ara itu menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan akses hunian layak bagi semua kelompok masyarakat, termasuk wartawan sebagai garda depan penyebaran informasi.
“Saya sangat menghormati profesi wartawan. Karena itu, kami ingin wartawan memperoleh hak dan informasi yang jelas. Program rumah subsidi ini wujud kehadiran negara, sesuai arahan Presiden,” ujarnya.
Ia menantang PWI agar segera menyiapkan data dan melakukan sosialisasi masif agar program tepat sasaran.
Ara bahkan menargetkan seluruh 5.000 unit terserap pada 2026—tantangan yang langsung disanggupi Munir.
”Deal, ya?” tanya Ara. “Ya, deal,” jawab Munir.
Munir yang juga Dirut LKBN Antara mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan insan pers.
Ia menegaskan kesiapan PWI menggerakkan jaringan agar program dapat diakses secara luas, tidak terbatas pada anggota PWI.
“Terima kasih kepada Menteri PUPR yang telah menyediakan fasilitas ini. Kami berharap seluruh wartawan di Indonesia memanfaatkannya,” ungkapnya.
**Baca Lainnya:
Sosialisasi Program FLPP
Di samping penyediaan rumah, Menteri Ara juga meminta dukungan PWI untuk menyebarluaskan informasi mengenai Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP).
Skema subsidi pemerintah ini diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan suku bunga tetap 5 persen, cicilan ringan, tenor hingga 20 tahun, dan uang muka terjangkau.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas sekaligus mencegah misinformasi terkait program perumahan.
Sebagai tindak lanjut, PWI Pusat akan menggelar sosialisasi nasional bersama Kementerian PUPR, BP Tapera, pengembang, dan agen properti pada Selasa 9 Desember 2025 dari kantor PWI Pusat.
“Kami mengajak pengurus PWI daerah serta seluruh anggota untuk mengikuti sosialisasi ini,” kata Munir.
Program ini dinilai sangat relevan mengingat PWI memiliki sekitar 35.000 anggota yang tersebar di Indonesia.
Dengan pendapatan sekitar Rp2–3 juta per bulan, seorang wartawan berpotensi mengakses rumah subsidi dengan cicilan sekitar Rp1.080.000.
Program 5.000 rumah untuk wartawan ini juga menjadi bagian dari kontribusi Kementerian PUPR dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.(ris)













