Lewat Gertam, KWT Tangsel Perkuat Pertanian dan Pemberdayaan Ekonomi

Portalkota – Forum Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan Gerakan Tanam Serentak (Gertam) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang, Rabu, 23 April 2026, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Kegiatan ini diikuti puluhan kelompok wanita tani dari berbagai wilayah di Tangerang Selatan dan dirangkaikan dengan momen halalbihalal untuk mempererat silaturahmi antaranggota.

Ketua Forum KWT Tangerang Selatan, Sri Agustin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Forum KWT dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan.

Menurutnya, selain menjadi bagian dari program pertanian, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan antaranggota sebelum kembali menjalankan program di wilayah masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong inovasi pasca-panen dan pengembangan produk UMKM di masing-masing wilayah,” ujarnya.

Baca Lainnya:

Polemik Perubahan Kali Ciputat, JRP Beri Penjelasan ke DPRD Tangsel

Gertam Sejak September 2025, Dorong Ketahanan Pangan

Agustin menambahkan, program Gertam sendiri telah berjalan sejak September 2025 dan secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang Selatan.

Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Mengusung motto “KWT Meningkat, Pertanian Melesat, Tangsel Memikat”, Forum KWT tidak hanya berfokus pada pemanfaatan lahan tidur, tetapi juga mendorong lahirnya produk kreatif berbasis hasil panen.

Inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru serta memperkuat sektor UMKM di tingkat lokal.

“Harapannya, hasil panen tidak hanya dijual mentah, tetapi bisa diolah menjadi produk bernilai tambah yang bisa dipasarkan lebih luas,” jelasnya.

2026: Komoditas Berbeda per Kecamatan, Target Panen Raya Desember

Untuk tahun 2026, Forum KWT berencana kembali menggelar Gerakan Tanam Serentak dengan komoditas berbeda di setiap kecamatan. Strategi ini bertujuan menciptakan produk unggulan khas wilayah, sehingga masyarakat lebih mudah mengenali dan mengakses komoditas tertentu.

Sebelumnya, pada 2025, komoditas unggulan yang ditanam meliputi:

· Cabai rawit merah varietas Juita L5
· Terong M72

Bibit tersebut merupakan dukungan dari Cap Panah Merah, yang turut berkontribusi dalam menyukseskan program pertanian KWT di Tangerang Selatan. Sementara pada 2023, jagung pulut menjadi fokus utama, khususnya di Kecamatan Ciputat.

Rangkaian program 2026 dijadwalkan dimulai kembali pada Agustus dengan target panen raya bersama pada Desember 2026.

Baca Lainnya:

Gebyar Lansia 2026, Pemkot Tangsel Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Apresiasi DKP3: Terus Berinovasi dan Berkolaborasi

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP3 Tangsel, Achmad Supriyarna turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah dan para anggota KWT.

Ia berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat demi kemajuan sektor pertanian di Tangsel.

“Semangat terus untuk teman-teman KWT. Mari kita berinovasi, berkolaborasi, dan terus bersilaturahmi agar program kita bisa berjalan selaras dan berdampak nyata,” tutupnya.

Dengan semangat gotong royong dan inovasi, Gerakan Tanam Serentak KWT Tangsel diharapkan menjadi motor penggerak pertanian urban sekaligus pendorong ekonomi kreatif berbasis komunitas di Kota Tangerang Selatan.(uci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *