PORTAL KOTA – Sinar Mas Land melalui PT Surya Inter Wisesa selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) terus mengembangkan KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten (KEK ETKI Banten) di BSD City.
Di sektor pendidikan, komitmen pengembangan edukasi ini diwujudkan melalui kehadiran kampus BINUS ASO School of Engineering yang diresmikan pada Senin, 19 Oktober 2026 di KEK ETKI Banten, BSD City.
Acara peresmian BINUS ASO dihadiri oleh Bernard Gunawan (CEO Binus Group), Yukata (President ASO College Group), Ueno Atsushi (Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia), Henri Togar Hasiholan Tambunan (Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, LLDIKTI Wilayah III), dan Lindawaty Chandra (Kepala BUPP KEK ETKI Banten).
Industri engineering dan teknologi menjadi pilar penting dalam mendorong transformasi pembangunan dan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam World Engineering Day 2026 menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan tambahan sekitar 45% insinyur (engineer) dari jumlah saat ini, termasuk sekitar 15.000 engineer untuk industri semikonduktor dan 150.000 engineer untuk industri digital dalam enam tahun ke depan.
Baca Lainnya:
BINUS ASO merupakan hasil kemitraan pendidikan lintas negara antara BINUS University dan ASO College Group Japan yang telah berlangsung sejak 2014.
Kerja sama tersebut menghadirkan model pendidikan di bidang engineering yang memadukan fondasi akademik dengan pengalaman praktik, dan perspektif industri Jepang. Dengan demikian, kampus ini tidak hanya menambah kapasitas pendidikan berstandar tinggi, tetapi juga memperluas jalur pertukaran pengetahuan dan pengalaman internasional bagi generasi talenta Indonesia. BINUS merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings 2027 yang diterbitkan oleh Quacquarelli Symonds.
Lindawaty, Kepala BUPP KEK ETKI Banten, mengatakan, “Kehadiran BINUS ASO School of Engineering memperkuat peran pendidikan sebagai salah satu fondasi utama dalam pengembangan KEK ETKI Banten.
Bagi kami, pendidikan tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem yang menghubungkan talenta, pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri. Karena itu, ke depan kami ingin terus memperluas jejaring dengan institusi pendidikan, pelaku industri, mitra teknologi, serta institusi dari berbagai negara untuk menciptakan lebih banyak ruang bagi pertukaran pengetahuan, riset, inovasi, dan pengembangan talenta. Kami berharap kehadiran kampus ini memperkuat ekosistem pendidikan di BSD City, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan talenta Indonesia melalui kolaborasi pendidikan lintas negara.”
BINUS ASO menawarkan tiga program studi jenjang sarjana, yaitu Automotive & Robotics Engineering, Product Design Engineering, dan Business Engineering.
Ketiganya merespons perkembangan industri yang semakin membutuhkan talenta dengan perpaduan kemampuan teknis, pemecahan masalah, dan pemahaman bisnis.
Melalui kolaborasi strategis dengan ASO College Group Japan, mahasiswa nantinya mendapatkan eksposur terhadap pendekatan pembelajaran dan praktik industri Jepang, termasuk peluang mengikuti program internasional serta membangun pengalaman yang mendukung kesiapan berkarier di lingkungan kerja global.
Dr. Nelly, Rektor BINUS University, menyampaikan, “Peresmian kampus baru BINUS ASO School of Engineering merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menghadirkan pendidikan yang terus berkembang sejalan dengan kebutuhan industri dan kemajuan teknologi.
Melalui kolaborasi dengan ASO College Group Japan, kami ingin memberikan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya memperkuat kompetensi teknis mahasiswa, tetapi juga mengembangkan kemampuan inovasi, pemecahan masalah, serta perspektif global yang semakin dibutuhkan di dunia kerja.
Kehadiran kampus baru ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara dunia pendidikan dan industri, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan tantangan nyata. Sejalan dengan visi BINUS University, fostering and empowering the society in building and serving the nation, kami berharap BINUS ASO dapat terus melahirkan talenta engineering yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan industri, memperkuat daya saing Indonesia, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.”
KEK ETKI Banten atau dikenal dengan D-HUB SEZ (Special Economic Zone) merupakan Kawasan Ekonomi Khusus seluas 59,68 hektare di BSD City.
Baca Lainnya:
KEK ETKI Banten dikembangkan sebagai model ekosistem yang terintegrasi di mana institusi pendidikan internasional dan akademi nasional berperan sebagai pemasok talenta (supply), sementara sektor digital, kesehatan, dan industri kreatif menjadi lapangan pekerjaan baru.
Pola ini menciptakan aliran pengetahuan, inovasi berkesinambungan, serta kolaborasi lintas sektor di masa depan. Sejak disahkan hingga Semester I 2026, KEK ETKI Banten telah merealisasikan investasi kumulatif Rp1,9 triliun, menciptakan 1.880 lapangan kerja dari 27 pelaku usaha, dan menegaskan posisi Banten sebagai kawasan strategis bagi investasi asing.
Berlokasi di BSD City, KEK ETKI Banten terintegrasi dengan ekosistem kawasan terpadu yang mencakup hunian, area komersial, pusat bisnis, pendidikan, kesehatan, serta berbagai infrastruktur perkotaan lainnya. Dari sisi akses, BSD City didukung oleh konektivitas dengan multiple access melalui ruas Tol Serpong─Balaraja Seksi 1A dan 1B guna memudahkan mobilitas ke Jakarta, Tangerang dan sekitarnya. Ada pula jalur Tol Jakarta─Serpong yang terhubung dengan Tol JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta – Kunciran – Serpong – Cinere – Cimanggis – Cibitung – Cilincing), Tol Japek hingga Tol Jagorawi. Akses transportasi publik juga tersedia melalui BSD Link, feeder bus BSD City, serta KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake.(eka)













