PORTAL KOTA-Dinas Pariwisata bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangerang Selatan menggelar Sayembara Desain Batik Khas Kota Tangerang Selatan 2026.
Kompetisi ini terbuka bagi desainer, pelaku ekonomi kreatif, hingga masyarakat umum untuk menciptakan motif batik yang merepresentasikan identitas daerah.
Baca lainnya:
Ketua Dekranasda Tangsel, RR Truetami Ajeng, mengatakan batik merupakan warisan budaya bernilai filosofis sekaligus identitas daerah.
“Yang kami cari bukan hanya desain yang indah secara visual, tetapi juga motif yang memiliki makna, mengangkat kekayaan lokal, dan dapat diterapkan secara nyata sebagai batik khas Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.
Tema utama desain wajib mengangkat Bunga Anggrek Tangsel dan/atau Rumah Blandongan. Desain juga harus memuat unsur khas Tangsel seperti budaya, sejarah, flora fauna, landmark, atau kuliner. Karya wajib orisinal, tidak menggunakan AI, dan dilengkapi filosofi maksimal 500 kata.
Baca lainnya:
Pendaftaran dibuka 20 Juli–19 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB, gratis. Peserta hanya diperbolehkan mengirim satu desain ukuran A3 resolusi 300 DPI format PDF.
Serta video dokumentasi proses pembuatan maksimal 1 menit. Peserta wajib mengikuti akun Instagram Dispar Tangsel dan Dekranasda Tangsel.
“Jangan lewatkan kesempatan ini. Mari bersama-sama menciptakan motif batik yang tidak hanya menjadi karya pemenang sayembara, tetapi juga menjadi identitas budaya dan kebanggaan Kota Tangerang Selatan,” pungkas Ajeng.(Eka)










