ALW Tangani 36 Kilogram Sampah dalam Aksi Bela Palestina, Dorong Budaya Minim Sampah

PORTAL KOTA-Pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Aksi Bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat.

Berdasarkan keterangan pers yang diterima redaksi, Ayo Less Waste (ALW) mencatat sebanyak 36 kilogram sampah berhasil ditangani melalui proses pengumpulan dan pemilahan sehingga sebagian material dapat dimanfaatkan kembali melalui daur ulang.

ALW bekerja sama dengan Kita Palestina untuk mengelola sampah yang dihasilkan selama aksi yang diikuti sekitar 400 peserta tersebut.

Baca lainnya:

BPN Tangsel dan Insan Pers Gelar Minisoccer, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi

Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan di ruang publik tidak meninggalkan dampak lingkungan sekaligus mendorong penerapan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

Hasil pendataan menunjukkan sebanyak 10 kilogram sampah anorganik berhasil dipilah untuk disalurkan ke proses daur ulang.

Sementara itu, sekitar 26 kilogram lainnya merupakan sampah residu yang memerlukan penanganan lanjutan sesuai mekanisme pengelolaan sampah.

Pemilahan sejak awal dinilai menjadi bagian penting dalam sistem pengelolaan sampah karena mampu meningkatkan potensi pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai ekonomi.

Langkah tersebut juga mendukung pengurangan volume sampah yang berakhir di TPA serta penerapan prinsip ekonomi sirkular.

ALW memperkirakan pengelolaan sampah dalam kegiatan tersebut berpotensi menekan emisi karbon sekitar 15 kilogram CO₂e.

Nilai tersebut setara dengan manfaat lingkungan berupa penanaman satu pohon yang tumbuh selama satu tahun atau pengurangan emisi kendaraan bermotor untuk perjalanan sekitar 150–200 kilometer.

Ketua ALW, Aisyah, menilai pengelolaan sampah merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam setiap kegiatan yang memanfaatkan ruang publik.

Baca lainnya:

GWK Cultural Park Buka Akses Edukasi Budaya Gratis untuk Anak hingga Oktober 2026

“Ruang publik yang digunakan untuk menyampaikan aspirasi harus tetap dijaga kebersihannya. Pengelolaan sampah dalam setiap aksi merupakan bentuk tanggung jawab bersama agar pesan kemanusiaan juga tercermin melalui tindakan nyata terhadap lingkungan,” katanya.

ALW berharap praktik pengelolaan sampah dapat diterapkan secara konsisten dalam berbagai kegiatan Masyarakat.

Sehingga mampu mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. (Fit)

Ikuti PORTAL KOTA di Saluran Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *