Portalkota – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 hingga H+1 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 (11-22 Maret 2026) mencapai 2.217.462 kendaraan.
Angka ini merupakan kumulatif dari empat Gerbang Tol (GT) Utama: GT Cikampek Utama (Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (Bandung), GT Cikupa (Merak), dan GT Ciawi (Puncak).
Total volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek ini meningkat 27,1 persen dibandingkan lalu lintas normal (1.744.683 kendaraan).
Rivan mengatakan, 2,2 juta kendaraan yang telah meninggalkan Jabotabek tersebut merupakan 62,8 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan keluar Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026.
Baca lainnya:
Marak Aksi Main Hakim Sendiri, Sahroni Minta Polisi Lebih Cepat Tangani Laporan Warga
Distribusi Lalu Lintas ke Tiga Arah
Arah Timur (Trans Jawa & Bandung):
· 1.215.870 kendaraan (54,9%) menuju arah Timur
· GT Cikampek Utama (Trans Jawa): 790.791 kendaraan, naik 129,8% dari normal
· GT Kalihurip Utama (Bandung): 425.079 kendaraan, naik 10,1% dari normal
Arah Barat (Merak):
· 555.339 kendaraan (25,0%) melalui GT Cikupa, lebih rendah 4,3% dari normal
Arah Selatan (Puncak):
· 446.253 kendaraan (20,1%) melalui GT Ciawi, naik 2,8% dari normal
Lalu Lintas H+1 Masih Tinggi
Rivan menjelaskan bahwa pada H+1 Idulfitri (Minggu, 22 Maret 2026), lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol utama masih tinggi, tercatat 210.209 kendaraan atau meningkat 57,3% dibanding normal. Sementara volume lalu lintas kembali ke Jabotabek tercatat 170.681 kendaraan, masih lebih rendah 2,9% dari normal.
Hindari Puncak Arus Balik 24, 28, dan 29 Maret
“Melihat masih tingginya lalu lintas mudik yang meninggalkan wilayah Jabotabek hingga H+1 Lebaran, Jasa Marga mengimbau masyarakat yang saat ini masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek dengan menghindari puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026,” jelasnya.
Bagi pengguna jalan yang memiliki fleksibilitas waktu, dapat menggeser perjalanan kembali ke Jabotabek pada periode pemberlakuan Work From Anywhere (WFA) pada Rabu-Jumat (25-27 Maret 2026) agar tidak terjadi kepadatan kendaraan saat puncak arus balik.
Diskon Tol 30 persen untuk Arus Balik
Masyarakat juga dapat memanfaatkan program diskon tarif tol sebesar 30 persen yang diberlakukan pada periode arus balik tanggal 26–27 Maret 2026 di sembilan ruas tol Jasa Marga Group dengan skema perjalanan menerus.
Program ini diharapkan dapat mendorong distribusi lalu lintas yang lebih merata serta meminimalkan potensi kepadatan.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
“Untuk menghindari penumpukan kendaraan, kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan pada waktu-waktu favorit, seperti pagi dan malam hari, serta mengantisipasi potensi kepadatan di jalur menuju destinasi wisata yang umumnya mengalami peningkatan volume lalu lintas pasca perayaan Hari Raya Idulfitri,” tutupnya.
Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk:
· Memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan
· Mempersiapkan perbekalan
· Memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik
· Mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan
· Selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol
· Menggunakan waktu dengan bijak dan tidak berlama-lama di rest area
Baca lainnya:
Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
Dengan perencanaan perjalanan yang matang dan memanfaatkan periode WFA serta diskon tarif, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik.(ris)






