Tekan Sampah Organik, Pemkot Tangsel Pastikan Semua Pasar Tradisional Miliki Tong Komposter

Portalkota – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong pengelolaan sampah dari sumber melalui penyediaan tong komposter di seluruh pasar tradisional.

Langkah ini bertujuan menekan timbunan sampah organik yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Bachtiar Priyambodo mengatakan bahwa saat ini beberapa pasar telah dilengkapi dengan sistem pengolahan sampah menggunakan komposter.

“Iya kita upayakan sekarang, di semua pasar tradisional di Kota Tangerang Selatan akan memiliki pengolahan sampah dengan komposter. Hari ini sudah beberapa yang berjalan,” ujar Bachtiar, ditulis Selasa (20/1/2026).

Pasar-pasar yang telah menerapkan sistem ini antara lain Pasar Cimanggis, Pasar Reni Pamulang, Pasar Gintung, dan Pasar Jengkol.

**Baca Lainnya: Pilar Ajak Seluruh Warga Ciputat Timur Kelola Sampah dari Rumah

Komposter dinilai efektif mengurangi volume sampah organik, seperti sisa sayur dan buah, yang menjadi komponen terbesar di pasar tradisional.

“Pasar tradisional merupakan salah satu penyumbang sampah organik terbesar. Dengan adanya komposter, sampah tidak lagi seluruhnya dibuang, tetapi diolah terlebih dahulu sehingga lebih terkendali dan bernilai guna,” jelasnya.

Penerapan komposter juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pedagang dan pengelola pasar untuk memilah sampah sejak dari sumber.

Ke depan, Disperindag akan terus mendorong optimalisasi pengolahan sampah di pasar tradisional lainnya, sejalan dengan kebijakan penanganan sampah dari hulu.

“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pengelola pasar, dan para pedagang agar upaya ini berjalan berkelanjutan,” tutupnya.(ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *