DPR RI Soroti Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata yang Masih Belum Optimal

Portalkota – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, menilai penanganan sampah di destinasi wisata Indonesia masih belum optimal dan memerlukan pendekatan yang lebih serius serta berkelanjutan.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas kritik Presiden terhadap kondisi kebersihan di sejumlah lokasi pariwisata nasional.

“Isu sampah ini tidak bisa ditangani secara simbolik. Membersihkan sesaat itu baik, tapi yang lebih penting adalah sistem dan pengawasannya,” ujar Samuel, dikutip dari laman resmi DPR RI, ditulis Rabu (4/2/2026).

Samuel menegaskan bahwa persoalan sampah di kawasan wisata merupakan tanggung jawab lintas kementerian dan pemerintah daerah.

**Baca Lainnya: 

Peduli Korban Banjir Aceh METOO Bangun Sumur Bor dan Bagikan Edukasi Kesehatan

Meski begitu, Kementerian Pariwisata dinilai harus memainkan peran aktif dalam pemantauan dan penjaminan konsistensi program kebersihan di lapangan.

“Kementerian Pariwisata harus aktif memantau dan turun ke lapangan, bukan hanya menyampaikan imbauan,” tegas politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Kritik Presiden, menurut Samuel, harus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola kebersihan secara menyeluruh.

Ia mengingatkan agar pendekatan yang diambil tidak bersifat reaktif, melainkan proaktif dengan pemantauan rutin dan tindak lanjut yang jelas.

“Jangan menunggu viral atau dikritik dulu baru bergerak. Yang dibutuhkan itu pemantauan rutin, evaluasi, dan tindak lanjut yang jelas,” terangnya.

Samuel juga menyoroti dampak langsung kebersihan terhadap kenyamanan wisatawan dan citra pariwisata nasional.

Menurutnya, destinasi yang kotor akan meninggalkan catatan buruk dan berpotensi mengurangi minat kunjungan.

“Wisatawan datang ingin menikmati alam dan budaya kita. Kalau pantainya kotor, lingkungannya tidak terjaga, tentu ini jadi catatan buruk,” katanya.

Komisi VII DPR RI berkomitmen untuk terus mengawasi kebijakan dan program pariwisata, termasuk memastikan bahwa pengelolaan kebersihan destinasi menjadi bagian integral dari pembangunan pariwisata nasional yang berkelanjutan.(ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *