Portalkota – Menghadapi potensi penumpukan sampah pascaperayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah antisipatif.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menyebut penanganan fokus pada dua aspek: percepatan operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang dan pembersihan sampah di pinggir jalan.
“Kita kejar secepat mungkin supaya sampah itu bisa segera ditangani dengan kembali beroperasinya TPA Cipeucang,” ujarnya, ditulis Selasa (23/12/2025).
Untuk sampah yang terlanjur menumpuk di area publik, Pilar menugaskan camat bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat untuk melakukan penataan dan pembersihan.
Pilar mengaku telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah kecamatan untuk memastikan proses berjalan.
Di sisi lain, Pilar juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di pinggir jalan, dengan memanfaatkan sistem pengelolaan sampah yang sudah ada di tingkat RW.
“Saya titipkan, masyarakat jangan buang sampah sembarangan di pinggir jalan ya, jangan memanfaatkan momentum (sampah menumpuk, red) untuk buang sampah sembarangan,” tegasnya.
Pesan khusus juga disampaikan kepada para pedagang, terutama pedagang kaki lima (PKL).
**Baca Lainnya: Dibuka Bertahap, KLH: TPA Cipeucang Kembali Boleh Terima Sampah
Pilar meminta mereka berkoordinasi dengan pengurus RW setempat untuk mengelola sampah dagangannya dengan baik dan tidak membuangnya secara sembarangan.
Ia menjelaskan, penumpukan sampah beberapa waktu lalu turut dipicu oleh kebiasaan buruk membuang sampah tidak pada tempatnya, yang semakin menjadi saat akses ke TPA tertutup.
“Kebiasaan itu cerminan. Kalau dilakukan terus-menerus, akhirnya kota kita jadi kotor. Kita harap kita jaga bersama-sama,” jelasnya.
Pilar lebih mengedepankan pendekatan kesadaran masyarakat daripada penegakan hukum.
“Saya juga nggak mau sedikit-sedikit dengan hukuman. Kalau bisa tanpa hukuman, tapi kesadaranlah teman-teman semua,” tutupnya.(ris)







