Andra Soni Sebut Industri Halal Banten Berpotensi Besar Sejalan dengan Moto Iman dan Takwa

Portalkota – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa industri syariah dan halal di Banten memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Pernyataan ini disampaikannya saat menerima kunjungan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis 5 Februari 2026.

“Kami akan bersama-sama, harapannya industri syariah, industri halal, dan perekonomian syariah di Provinsi Banten dapat tumbuh dan berkembang sejalan dengan moto Provinsi Banten, yakni iman dan takwa,” ujarnya.

Andra Soni menjelaskan, komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di Banten untuk turut mendukung agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Alhamdulillah siang ini kami bersilaturahmi dengan pimpinan dan kepengurusan KDEKS Provinsi Banten. Banyak hal yang kami diskusikan, mulai membahas potensi ekonomi syariah di Banten, hingga peluang dan tantangan ke depan,” terangnya.

**Baca Lainnya:

Andra Soni Laporkan Kemajuan Program Prioritas Presiden di Banten

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KDEKS Provinsi Banten, Siti Ma’rifah menyampaikan laporan selama tiga tahun masa kepengurusan, termasuk capaian program serta sejumlah pekerjaan rumah yang masih perlu ditindaklanjuti.

“Program literasi, edukasi, dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah menjadi fokus kami. Dengan potensi Banten yang besar, baik dari sisi sumber daya manusia, sektor makanan halal, dan pariwisata, kami optimistis ekosistem ekonomi syariah dapat terus dikembangkan,” paparnya.

Siti Ma’rifah berharap kepemimpinan KDEKS ke depan dapat sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni.

“Kami berharap ekonomi dan keuangan syariah menjadi bagian dari pengembangan ekonomi nasional untuk mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera,” tutupnya.

Pertemuan ini juga membahas berakhirnya masa tugas kepengurusan KDEKS periode saat ini serta berbagai peluang dan tantangan pengembangan ekonomi syariah di Banten ke depan.(ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *