PORTAL KOTA-Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memediasi pertemuan antara Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dan Hotman Paris Hutapea di Jakarta, Selasa (28/7).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan menghasilkan kesepahaman untuk mengakhiri polemik melalui dialog dan saling menghormati.
Baca lainnya:
Dalam pertemuan tersebut, Hotman Paris menyampaikan permintaan maaf kepada Ketua Umum PWI Pusat dan seluruh insan pers atas pernyataannya yang sebelumnya menimbulkan keberatan.
Permintaan maaf tersebut diterima sebagai bentuk itikad baik dan komitmen membangun hubungan saling menghormati antara profesi advokat dan wartawan.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh PWI bukan dilandasi semangat permusuhan, melainkan bentuk tanggung jawab organisasi dalam menjaga kehormatan dan profesionalisme wartawan.
“Ketika ada pernyataan yang dipandang merendahkan martabat wartawan, organisasi harus hadir dan bersikap. Namun ketika telah ada kesadaran, permintaan maaf yang tulus, serta komitmen untuk saling menghormati, maka PWI juga berkewajiban mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dan persatuan bangsa,” ujar Akhmad Munir.
Baca lainnya:
Langkah hukum yang ditempuh PWI telah mencapai tujuan utamanya, yakni memulihkan kehormatan profesi wartawan. PWI Pusat akan menindaklanjuti proses administrasi pencabutan laporan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Akhmad Munir menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang telah memediasi pertemuan tersebut.
“Persatuan Indonesia adalah kepentingan yang lebih besar. PWI akan tetap teguh menjaga kehormatan profesi wartawan, namun ketika tujuan tersebut telah tercapai, maka semangat persatuan bangsa harus kita kedepankan,” tutupnya.(Eka)







