Adopsi AI di Indonesia Melonjak, Sinar Mas Land Hadirkan mBrace sebagai Pusat Kolaborasi di BSD City

PORTAL KOTA-Pesatnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) di Indonesia mendorong lahirnya berbagai inisiatif baru untuk memperkuat ekosistem digital nasional.

Salah satunya diwujudkan Sinar Mas Land melalui peluncuran mBrace (Make BSD Research AI Center of Excellence) di kawasan Digital Hub BSD City.

mBrace diperkenalkan sebagai collaborative platform bertema “How AI is Changing Our Lives” yang mempertemukan pemerintah, industri, institusi pendidikan, serta komunitas dalam mengembangkan inovasi dan pemanfaatan AI.

Baca lainnya:

Data e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company menunjukkan sebanyak 80 persen pengguna internet di Indonesia telah memanfaatkan AI setiap hari.

Kondisi tersebut turut mendorong pendapatan perusahaan pengembang aplikasi AI tumbuh hingga 127 persen dan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan bisnis digital berbasis AI tertinggi di kawasan.

Peluncuran mBrace dihadiri Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Utama ASIX Andri Tjioe, Country Manager AWS Indonesia Anthony Amni, Director of Indonesia Business UD Impact Dinda Hervi.

VP of Education Monash University Indonesia Dr. Yessy Peranginangin, serta CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land Irawan Harahap.

Irawan Harahap mengatakan, kehadiran mBrace menjadi langkah strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat pengembangan teknologi AI di Indonesia.

“Mengusung tagline The Future Belongs to Those Who Embrace It, mBrace mencerminkan keyakinan bahwa masa depan akan dibangun oleh mereka yang terbuka untuk berkolaborasi, berani berinovasi, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” kata Irawan.

Pada fase awal, mBrace akan mengembangkan empat fokus utama, yakni Innovation & R&D, AI Technology Showcase, AI Knowledge Development, dan AI Business Matching.

Pengembangan program tersebut didukung oleh sejumlah mitra strategis, yakni ASIX dalam riset AI dan demonstrasi robot humanoid, robot K9, serta drone.

Baca lainnya:

AWS Indonesia melalui pelatihan cloud computing dan generative AI; UD Impact dari Korea Selatan dalam pengembangan kurikulum kewirausahaan berbasis AI; serta Monash University Indonesia untuk kolaborasi riset dan pengembangan talenta digital.

Sebagai lokasi pengembangan, BSD City didukung jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), serta sistem keamanan digital yang menunjang pertumbuhan ekosistem teknologi.

Selain itu, kawasan tersebut memiliki aksesibilitas yang terintegrasi melalui Tol Serpong-Balaraja, Tol JORR, dan layanan KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk maupun Stasiun Jatake. (Uci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *