PORTAL KOTA-Exciting Banten Festival 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Banten untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus mendorong kawasan wisata Anyer kembali menjadi destinasi unggulan bagi wisatawan domestik.
Hal itu ditegaskan Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri puncak festival di Pantai Cibeureum I, Anyer, Kabupaten Serang, Minggu (28/6/2026).
Menurut Andra Soni, festival tersebut tidak hanya berfungsi sebagai agenda promosi wisata, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak untuk menggerakkan ekonomi daerah.
“Dalam memori saya, Anyer ini dulu menjadi top of mind warga sekitar Jakarta untuk berlibur. Namun hari ini harus kita akui, kita harus berbenah agar Anyer kembali menjadi top of mind tujuan wisata warga Banten, khususnya Jakarta dan aglomerasinya,” ujarnya.
Baca lainnya:
LG Gandeng Choi Minho Tampilkan Pengalaman Rumah Pintar yang Lebih Human-Centered
Puncak kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti ratusan masyarakat, dilanjutkan peluncuran layanan kecerdasan buatan (AI) untuk informasi pariwisata Banten.
Agenda tersebut juga dirangkai dengan penyerahan hadiah lomba Banten Punya Bakat serta penyerahan Sertifikat Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual (KBKI) kepada Desa Wisata Cikolelet dan Kampung Wisata Cikadu.
Dalam festival itu, Andra bersama para tamu meninjau area pameran yang diisi 40 tenant produk ekonomi kreatif Banten serta 22 tenant pelayanan masyarakat dan mitra pariwisata.
Produk-produk unggulan seperti kuliner, kriya, fesyen, dan layanan publik ditampilkan sebagai bagian dari penguatan daya tarik wisata dan penggerak ekonomi lokal.
Andra menilai Banten memiliki keunggulan besar di sektor wisata alam, terutama kawasan pesisir, yang perlu dibarengi peningkatan standar pelayanan dan keamanan.
“Kita dianugerahi alam yang indah di ujung barat Pulau Jawa. Kita memiliki bibir pantai yang sangat panjang dengan dua karakter laut yang berbeda. Kita tidak perlu terbang jauh-jauh untuk menikmati wisata pantai, wisata air, maupun olahraga air,” katanya.
Baca lainnya:
Republik Seafood Hadir di Gading Serpong Bawa Cita Rasa Autentik Papua
Ia juga meminta seluruh pelaku wisata, pengelola hotel, Balawista, serta masyarakat Anyer-Cinangka menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan, dan keramahan terhadap wisatawan.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, menekankan pentingnya integrasi pengembangan wisata dengan desa wisata di sekitar kawasan Anyer, Cinangka, Padarincang, hingga Pandeglang.
Menurutnya, konsep tersebut dapat memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Wisatawan nantinya bukan hanya menikmati pantai, tetapi juga wisata kuliner, wisata budaya, dan keindahan desa. Kalau konsep ini berjalan, gerakan Ayo ke Banten atau Ayo ke Desa akan memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” paparnya. (Ris)
Ikuti PORTAL KOTA di Saluran Whatsapp








