PORTAL KOTA-Marketplace lokal Toco memanfaatkan ajang Indonesia Digital Marketing Conference (IDMC) 2026 untuk menjelaskan model bisnisnya yang berorientasi pada efisiensi, termasuk kebijakan biaya transaksi 0 persen bagi merchant.
Konferensi yang digelar pada 4–5 Juni 2026 di Nusantara Hall, ICE BSD City, Tangerang itu menjadi forum pertemuan para praktisi digital marketing, martech, AI, serta pelaku industri digital dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Dalam sesi bertema “How Toco is Rebuilding Repeat & Retain for Brand Seller 2026”, Founder Toco Arnold Sebastian Egg memaparkan bahwa kebijakan biaya transaksi nol persen bukan keputusan yang diambil tanpa perhitungan.
Baca lainnya:
Tradisi Petjoen Cina Benteng Hidupkan Warisan Leluhur di Kota Tangerang
Menurut Arnold, model tersebut lahir dari pengalaman panjangnya di industri teknologi dan sistem pembayaran digital yang memberinya pemahaman mendalam terkait struktur biaya operasional marketplace.
“Saya memahami dengan sangat detail bagaimana struktur biaya di industri teknologi dan pembayaran digital. Karena itu kami bisa melihat dengan jelas di mana efisiensi dapat dilakukan dan bagaimana membangun model bisnis yang tetap berjalan sehat,” ujar Arnold.
Ia menjelaskan, salah satu komponen biaya terbesar dalam operasional marketplace adalah proses pencairan dana kepada penjual. Namun, melalui dukungan mitra strategis, Toco mampu menekan biaya tersebut sehingga manfaat efisiensi dapat dirasakan langsung oleh merchant.
Arnold menambahkan, Toco juga memperoleh dukungan dari berbagai mitra strategis yang memiliki visi serupa dalam membantu pertumbuhan UMKM dan ekonomi digital nasional.
“Karena kami berusaha menyelesaikan masalah yang nyata, banyak partner yang percaya dan mendukung kami. Dukungan dari sektor logistik maupun pembayaran membantu kami menghadirkan layanan yang lebih efisien bagi merchant,” katanya.
Baca lainnya:
MUI Desak DPR dan Pemerintah Segera Susun Aturan Tegas soal LGBT
Selain aspek pembiayaan, Toco juga menerapkan efisiensi dalam pengembangan teknologi internal perusahaan guna menjaga keberlanjutan model bisnisnya.
“Kami membangun teknologi dengan sangat efisien dan memahami betul di mana biaya terbesar berada. Dengan begitu, kami bisa tetap fokus memberikan layanan terbaik kepada merchant,” tutupnya.
Kehadiran Toco di IDMC 2026 menjadi momentum untuk mempertegas komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem marketplace yang efisien, adaptif, dan mendukung pertumbuhan UMKM di era digital. (Ris)













