Portalkota-Persib Bandung berpeluang memperoleh pemasukan tambahan dari FIFA melalui program FIFA Club Benefits Programme (CBP) apabila pemain-pemain yang pernah atau sedang membela klub tersebut tampil di Piala Dunia 2026.
Salah satu pemain yang berpotensi memberikan kontribusi finansial bagi Maung Bandung adalah bek Timnas Irak, Frans Putros, yang saat ini memperkuat Persib.
Irak menjadi salah satu negara yang berpeluang tampil pada putaran final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
FIFA sebelumnya mengumumkan peningkatan alokasi dana dalam program Club Benefits Programme menjadi 355 juta dolar AS atau sekitar Rp5,7 triliun hingga Rp6,3 triliun (tergantung kurs yang digunakan).
Baca lainnya:
Long Weekend di Gading Serpong Lebih Seru dengan Promo Menginap Atria Hotel Mulai Rp900 Ribu
Nilai tersebut meningkat hampir 70 persen dibandingkan edisi Piala Dunia 2022 yang sebesar 209 juta dolar AS.
Program ini merupakan bagian dari kerja sama FIFA dan European Club Association (ECA) untuk memberikan kompensasi kepada klub yang melepas pemainnya membela tim nasional.
Untuk pertama kalinya, FIFA juga memperluas cakupan program dengan memberikan kompensasi tidak hanya kepada klub yang pemainnya tampil di putaran final, tetapi juga kepada klub yang melepas pemain pada fase kualifikasi Piala Dunia 2026.
Menurut ketentuan FIFA, kompensasi tidak hanya diberikan kepada klub tempat pemain terdaftar saat turnamen berlangsung, tetapi juga kepada klub-klub yang pernah diperkuat pemain tersebut dalam periode dua tahun sebelum putaran final Piala Dunia. Skema ini membuat lebih banyak klub di seluruh dunia berhak menerima bagian dari dana solidaritas FIFA.
FIFA menjelaskan bahwa besaran kompensasi dihitung berdasarkan jumlah hari pemain berada dalam periode resmi turnamen, mulai dari masa persiapan hingga pertandingan terakhir yang dijalani tim nasionalnya.
Pada Piala Dunia 2022, nilai kompensasi mencapai sekitar 10.950 dolar AS per pemain per hari, dan angka tersebut berpotensi meningkat pada edisi 2026 mengingat total dana yang dialokasikan jauh lebih besar.
Jika menggunakan acuan pembayaran Piala Dunia 2022, sebuah klub dapat menerima ratusan ribu dolar AS dari satu pemain yang tampil di putaran final, tergantung sejauh mana langkah tim nasional pemain tersebut di turnamen.
Peluang Persib untuk memperoleh dana kompensasi tidak hanya datang dari Frans Putros.
Klub berjulukan Maung Bandung itu juga berpotensi mendapatkan bagian dari FIFA apabila pemain lain yang pernah terdaftar di Persib dalam periode yang memenuhi syarat tampil bersama tim nasional masing-masing di Piala Dunia 2026.
Baca lainnya:
DPR RI Soroti Pelayanan Haji di Madinah, Minta Transportasi dan Hotel Jemaah Diperbaiki
Frans Putros sendiri resmi bergabung dengan Persib pada musim 2025/2026 setelah sebelumnya memperkuat klub Thailand, Port FC.
Bek berusia 32 tahun tersebut merupakan pemain tim nasional Irak dan menjadi salah satu andalan di lini belakang negaranya.
Bagi Persib, potensi pemasukan dari FIFA ini dapat menjadi tambahan sumber pendapatan non-komersial yang cukup signifikan.
Selain meningkatkan nilai ekonomi klub, program tersebut juga menjadi bentuk penghargaan FIFA terhadap kontribusi klub-klub dalam pengembangan dan penyediaan pemain bagi tim nasional di seluruh dunia. (ris)







