Portalkota – Proses pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha di Kota Tangerang kini semakin modern dan tertata. Masyarakat mulai memanfaatkan fasilitas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) milik Pemerintah Kota Tangerang di Jalan Bayur, Kecamatan Periuk.
Kepala UPT RPH, Suhendriawan, menjelaskan bahwa Pemkot Tangerang memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang ingin berkurban dengan aman dan sesuai syariat. Selama momen Iduladha, RPH tersebut telah memproses hingga 45 ekor hewan kurban.
Baca Lainnya:
Sachrudin: Bantuan Hewan Kurban Presiden Bentuk Nyata Perhatian Pemerintah
Pendaftaran Digital, QRIS, Antrean Terdata
Untuk menjaga ketertiban, pihak RPH menerapkan sistem pendaftaran berbasis digital yang transparan bagi masyarakat maupun panitia masjid.
“Alurnya, masyarakat mendaftar terlebih dahulu. Setelah terdata, mereka yang sudah terdaftar akan dilakukan proses pemotongan sesuai antrean. Pembayarannya pun praktis menggunakan QRIS sebesar Rp60.000, itu sudah mencakup biaya pemotongan dan penggunaan kandang. Setelah itu, hewan langsung diarahkan ke area pemotongan,” jelasnya dikutip dari laman resmi Pemkot Tangerang.
Fasilitas Modern: Ruang Boning untuk Pemisahan Daging & Tulang
Guna mempercepat proses dan menjaga kualitas daging, RPH ini dilengkapi dengan fasilitas modern, termasuk ruang khusus boning (pemisahan daging dan tulang).
“Fasilitas di sini sudah lengkap, ada area pemotongan khusus dan ruang boning untuk memisahkan tulang dan daging secara higienis, sehingga prosesnya bisa jauh lebih cepat selesai,” kata Suhendriawan.
Ramah Lingkungan: IPAL dengan 7 Lubang Penyaringan
Tidak hanya fokus pada kecepatan pelayanan, RPH Bayur juga sangat memperhatikan lingkungan. Limbah sisa pemotongan yang sering menjadi keluhan di pemukiman warga berhasil diatasi dengan sistem pengolahan yang matang.
“Kami memiliki fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mandiri dengan teknik sedimentasi yang terdiri dari 7 lubang penyaringan. Semua ini kami fungsikan secara maksimal untuk menekan dan mengurangi pencemaran lingkungan sekitar,” tuturnya.
Majelis Taklim Permanis: Lebih Aman, Cepat, & Bersih
Salah satu kelompok yang rutin memanfaatkan fasilitas ini adalah Majelis Taklim “Permanis” (Persatuan Anisa Perempuan) dari wilayah Ketapang, Kecamatan Cipondoh. Pada Iduladha kali ini, Permanis berkurban sembilan ekor sapi untuk disembelih di RPH.
Ketua Panitia Majelis Taklim Permanis, Humairoh, mengatakan bahwa keputusan memilih RPH didasari oleh faktor keamanan, kebersihan, dan efisiensi waktu.
“Di sini lebih aman, prosesnya juga lumayan cepat dan kebersihannya bagus. Pelayanannya pun memuaskan,” jelasnya.
Baca Lainnya:
Andra Soni: Hari Raya Iduladha Waktu Saya Bersilaturahmi dengan Warga Kota Tangerang
Biaya Sama, Teknologi Lebih Canggih
Menurutnya, dari segi biaya, memotong hewan kurban di RPH sebenarnya tidak jauh berbeda dengan ongkos pemotongan di lingkungan rumah. Namun, RPH memberikan nilai lebih lewat penggunaan teknologi modern.
“Kalau di luar kan pengerjaannya manual tanpa alat. Nah, di sini biayanya sama, cuma kerjanya jauh lebih cepat karena alat-alatnya sudah cukup canggih. Baguslah pokoknya,” tutupnya.
Dengan pendaftaran digital, pembayaran QRIS, ruang boning higienis, dan IPAL ramah lingkungan, RPH Bayur menjadi solusi modern berkurban di kota besar cepat, aman, dan tidak mengganggu tetangga.(uci)







