Portalkota – RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan teknologi High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) pada Sabtu (23/5/2026) sebagai solusi penanganan berbagai jenis tumor tanpa operasi, mulai dari tumor jinak seperti miom dan adenomiosis hingga tumor ganas seperti kanker hati dan kanker pankreas.
Pakar HIFU Internasional Hadir: Prof. David Cranston (Oxford) dan Prof. Zhang Lian (China)
Acara peluncuran ini dihadiri oleh pakar HIFU internasional:
· Prof. David Cranston, Emeritus Professor of Surgery di Nuffield Department of Surgical Sciences, University of Oxford, sekaligus Emeritus Clinical Director of the Oxford HIFU Unit.
· Prof. Zhang Lian, President of Chongqing Haifu Hospital dan Professor di Chongqing Medical University.
Dari RS Mandaya Royal Puri, turut hadir tim dokter spesialis yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi HIFU intensif langsung di pusat HIFU di China. Secara keseluruhan, RS Mandaya Royal Puri memiliki 11 dokter spesialis yang telah tersertifikasi HIFU.
Baca Lainnya:
Ebola Jadi Darurat Global, Kemenkes Minta Warga Tidak Panik dan Hindari Hoaks
Cara Kerja HIFU: Seperti Kaca Pembesar Membakar Target
HIFU memanfaatkan gelombang ultrasound berkekuatan tinggi untuk menghancurkan jaringan tumor tanpa operasi ataupun sayatan pada kulit.
Teknologi ini bekerja dengan memusatkan energi ultrasound ke titik tertentu pada jaringan target hingga menghasilkan panas sekitar 60–90 derajat Celsius untuk menghancurkan jaringan tumor secara bertahap.
Jaringan tumor yang telah rusak akan diserap secara alami oleh tubuh dalam beberapa minggu hingga bulan. Cara kerja HIFU kerap dianalogikan seperti kaca pembesar yang memfokuskan sinar matahari ke satu titik hingga menghasilkan panas yang mampu membakar target secara tepat.
Evolusi Penanganan Miom di Indonesia
dr. Ben Widaja, MBChB(UK) , Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, mengatakan evolusi penanganan miom di Indonesia telah berkembang pesat.
“Dari yang awalnya hanya bisa dilakukan melalui operasi terbuka, kemudian laparoskopi, radiofrequency ablation (RFA), microwave ablation (MWA), hingga kini teknologi HIFU sudah tersedia di Indonesia, di Mandaya. Ini adalah bukti bahwa pasien Indonesia berhak mendapat akses terhadap standar pengobatan terdepan di dunia,” ujarnya kepada HitzSerpong.
Harapan Baru bagi Wanita dengan Miom: Tanpa Operasi, Tanpa Sayatan, Rahim Tetap Utuh
Bagi banyak wanita, diagnosis miom atau adenomiosis kerap menjadi momok karena penanganannya identik dengan operasi besar hingga pengangkatan rahim.
HIFU membawa harapan baru karena memungkinkan penanganan tanpa operasi terbuka, tanpa sayatan, dan tanpa melukai rahim, dengan proses pemulihan lebih cepat.
Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group, menambahkan teknologi HIFU menjadi harapan baru bagi wanita dengan miom yang ingin mempertahankan rahimnya sehingga tetap memiliki kesempatan untuk menjalani kehamilan.
“Di RS Mandaya Royal Puri, HIFU telah digunakan untuk menangani kasus miom berukuran besar hingga 17×16 cm. Dari sisi biaya, tindakan ini relatif lebih terjangkau dibandingkan operasi laparoskopi, yakni mulai dari Rp90 jutaan,” terangnya.
Juga untuk Kanker Hati dan Kanker Pankreas yang Sulit Dioperasi
Tidak hanya untuk miom dan adenomiosis, HIFU juga dapat dimanfaatkan untuk menangani kanker hati dan kanker pankreas, terutama pada kasus-kasus yang sulit atau berisiko tinggi untuk dioperasi, misalnya ketika letak tumor sangat dekat dengan organ vital atau pembuluh darah besar.
“HIFU juga dapat membantu mengecilkan ukuran tumor dan mengurangi nyeri pada pasien kanker hati maupun kanker pankreas stadium lanjut, sehingga pasien dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” jelasnya.
Komplikasi Trombus Vena Porta Juga Bisa Ditangani
Di RS Mandaya Royal Puri, HIFU telah digunakan untuk menangani berbagai kasus dengan tingkat kompleksitas beragam, termasuk membantu penanganan kanker pankreas dan kanker hati dengan komplikasi trombus vena porta (tumor menyumbat pembuluh darah utama menuju hati).
Kehadiran teknologi ini membuka harapan baru bagi pasien yang sebelumnya memiliki keterbatasan pilihan terapi akibat risiko operasi tinggi.
Standar Global: FDA AS, CE Eropa, 500.000+ Kasus di Dunia
Teknologi HIFU telah digunakan secara luas di berbagai negara sebagai alternatif terapi non-invasif. Secara global, teknologi ini telah diterapkan di lebih dari 37 negara, termasuk Inggris, Spanyol, China, Jerman, dan Italia, dengan lebih dari 500.000 kasus yang telah ditangani. HIFU sudah mendapatkan pengakuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat serta sertifikasi CE Eropa.
Baca Lainnya:
Dinkes Tangsel Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Hantavirus
HIFU Center Indonesia di RS Mandaya Royal Puri
Dengan hadirnya HIFU Center Indonesia, RS Mandaya Royal Puri berharap dapat menghadirkan pilihan terapi yang lebih modern, nyaman, dan komprehensif bagi pasien di Indonesia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis berstandar internasional.(uci)







