Portalkota – Kabar membanggakan datang dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30, Kemendagri menganugerahkan penghargaan Kota Berkinerja Tinggi kepada Tangsel berdasarkan hasil evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).
Dalam evaluasi nasional tersebut, Kota Tangerang Selatan berhasil menduduki peringkat ketiga nasional dengan skor 3,8023 (kategori tinggi). Capaian ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan hasil evaluasi empat tahun sebelumnya.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, yang menerima langsung penghargaan tersebut, mengatakan bahwa capaian ini menjadi indikator nyata peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah.
Baca Lainnya:
Hari OTDA ke-30, Pilar: Otonomi Daerah Kunci Percepat Pemerataan Pembangunan
Lonjakan Peringkat: Dari Peringkat 23 ke Peringkat 3
Berdasarkan data evaluasi LPPD, peringkat kinerja Tangsel terus menunjukkan tren positif:
· 2022: Peringkat 23 nasional (skor 2,95 – kategori sedang)
· 2023: Peringkat 12 nasional (skor 3,43)
· 2024: Peringkat 9 nasional (skor 3,54)
· 2025: Peringkat 3 nasional (skor 3,8023 – kategori tinggi)
“Peringatan Hari Otonomi Daerah bukan sekadar seremonial, tetapi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelayanan publik,” ujarnya.
Penilaian Mencakup 25 Urusan Wajib dan 8 Urusan Pilihan
Penilaian LPPD mencakup 25 urusan wajib dan 8 urusan pilihan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Seluruhnya diterjemahkan dalam bentuk program, kegiatan, hingga kebijakan anggaran yang dilaksanakan sepanjang tahun anggaran 2025.
Proses evaluasi dilakukan secara komprehensif dan detail, mulai dari kebijakan program, pelaksanaan kegiatan, hingga output dan outcome yang dihasilkan. Laporan tersebut juga dikaitkan dengan dokumen perencanaan daerah (RPJMD) dan nasional (RPJMN).
Penghargaan Bukan Sekadar Angka, Tapi Cerminan Kehadiran Pemerintah
Menurut Benyamin, pencapaian ini merupakan hasil kerja seluruh perangkat daerah serta dukungan masyarakat. Namun demikian, ia juga menekankan bahwa penghargaan ini sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan tata kelola yang berkelanjutan.
“Jika masih terdapat kekurangan, hal itu menjadi bahan evaluasi dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, maupun pelaporan kinerja,” jelasnya.
Ia menegaskan, kinerja LPPD bukan sekadar angka atau peringkat, tetapi sejauh mana pemerintah hadir melayani masyarakat.
Baca Lainnya:
Ratusan Jamaah Padati Masjid Al-I’tishom, Wali Kota Tekankan Kebersihan Bagian dari Iman
Target ke Depan: Tingkatkan Kualitas Layanan, Perkuat Inovasi
Benyamin meminta seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara terukur, memperkuat sinergi lintas sektor, memastikan target indikator kinerja tercapai, dan memperluas inovasi pemerintahan
“Kinerja LPPD bukan sekadar angka atau peringkat, tetapi sejauh mana pemerintah hadir melayani masyarakat,” tutupnya.
Sebagai informasi, penghargaan LPPD merupakan evaluasi nasional yang dilakukan dengan melibatkan sembilan kementerian sebagai bagian dari mekanisme pengukuran akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik yang digencarkan Tangsel selama ini membuahkan hasil nyata.(ris)






