Portalkota – Wewangian Aromaterapi menggelar Mini Exhibition & Demo pembuatan produk aromaterapi bagi penyandang disabilitas di Kota Tangerang Selatan.
Program ini lahir dari kolaborasi bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Tangsel dan bertajuk “Aroma Harapan Disabilitas”.
Owner dan Founder Wewangian Aromaterapi, Alya Cahya mengatakan, Mini Exhibition ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal menuju pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini output-nya menjadi trigger bagi kami untuk memberdayakan teman-teman disabilitas yang pernah mengikuti pelatihan. Hadirlah brand Wewangian ini atas dasar rasa simpati dan sebagai bentuk socialpreneur,” ujar Alya Cahya yang juga merupakan Ketua Bidang XII BPP HIPMI WOMENPRENEUR dalam acara yang bertempat di Gedung Galeri UMKM Kota Tangerang Selatan.
**Baca Lainnya:
Sarinah Aeis Sebut Kepemimpinan Perempuan Bukan Sekadar Pelengkap Demokrasi
Ia berharap produk aromaterapi karya penyandang disabilitas Tangsel dapat menjadi varian unggulan yang didukung oleh pelaku industri seperti hotel, spa, karaoke, hingga pusat kebugaran.
Dikarenakan sebagian dari hasil penjualan produk wewangian aromaterapi beberapa persen akan dikontribusikan untuk para disabilitas.
“Kami ingin aroma harapan ini menjadi aroma harapan untuk disabilitas yang lebih berdaya, lebih mandiri, dan lebih mapan,” jelasnya.
Sementara itu, Asda 2 Kota Tangerang Selatan, Heru Agus Santoso yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi tinggi.
Menurutnya, mini exhibition dan demonstrasi pembuatan produk yang ditampilkan menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi dan daya saing jika diberikan ruang serta pendampingan yang tepat.
“Inilah semangat inklusivitas yang terus kita dorong di Kota Tangerang Selatan. Bahwa pembangunan harus melibatkan semua, tanpa terkecuali,” ungkapnya.
Di sela sambutannya, dirinya juga menyempatkan diri mengajak seluruh hadirin untuk membudayakan gaya hidup ramah lingkungan, seperti membawa tumbler sendiri di setiap kegiatan.
Ia berharap program pelatihan ini tidak berhenti di tahap produksi, tetapi berlanjut hingga pendampingan, pengembangan produk, dan akses pasar.
“Agar hasil karya para peserta benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” tutupnya.
Usai pembukaan mini exhibition, Wewangian Aromaterapi menerima piagam penghargaan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Selatan yang diberikan langsung oleh Kepala Disnaker Kota Tangsel, S. Maringan, H.S karena telah turut serta memberdayakan disabilitas dengan penempatan kerja teman-teman disabilitas yang bergabung pada wewangian.(ris)






