Tanamkan Nilai Antikorupsi Sejak Dini, Pemkot Tangsel Gelar Festival Hakordia 2025

Portalkota – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperkuat komitmen pendidikan antikorupsi sejak dini dengan menyelenggarakan Festival Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025.

Kegiatan yang melibatkan ratusan pelajar SD dan SMP ini digelar di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menekankan bahwa festival ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan karakter jujur pada generasi penerus melalui metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.

“Ini adalah upaya kita untuk menanamkan nilai antikorupsi sejak dini. Harapannya, saat Indonesia Emas di zaman mereka, mereka sudah tumbuh menjadi anak-anak yang pandai dan cerdas dengan nilai antikorupsi yang tertanam kuat,” ujar Benyamin, ditulis Jumat (28/11/2025).

Melalui lomba mewarnai dan menggambar bertema antikorupsi, anak-anak diajak untuk memahami nilai-nilai integritas dalam bentuk yang konkret.

**Baca Lainnya: Tingkatkan Layanan Jemput Bola, Pemkot Tangsel Resmikan Ngider Sehat Premium

Benyamin menjelaskan bahwa proses kreatif seperti tidak melewati garis saat mewarnai merupakan latihan dasar kejujuran dan kedisiplinan.

“Dengan cara menggambar dan mewarnai ini, tidak boleh lewat garis, itu juga sudah suatu kejujuran. Proses ini melatih otak kanan yang berperan dalam kreativitas, ketelitian, dan pengambilan keputusan,” jelasnya.

Benyamin juga mengajak peran serta orang tua dan pendamping dalam menanamkan nilai-nilai integritas.

Menurutnya, pembentukan karakter antikorupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Kita menanamkan nilai tolong bantu kita untuk bertumbuh menjadi generasi-generasi yang antikorupsi ke depannya. Bukan hanya sekadar menggambar dan mewarnai, tapi kita menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini,” tegas Benyamin.

Festival Hakordia 2025 ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Tangsel dalam membangun budaya antikorupsi yang berkelanjutan.

Dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia anak, diharapkan nilai-nilai integritas dapat tertanam kuat dan menjadi bekal penting dalam membentuk generasi emas Indonesia yang bebas dari korupsi.(uci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *