Portalkota – Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, merencanakan pembangunan 548 lubang biopori pada tahun 2026 sebagai bagian dari solusi penanganan sampah di tingkat hulu.
Selain itu, usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) juga mencakup pengadaan bak sampah, tong sampah, dan gerobak sampah untuk mendukung kebersihan lingkungan.
Lurah Lengkong Karya, Nur Asni, menjelaskan bahwa pembangunan biopori telah masuk dalam anggaran kelurahan tahun ini.
Rencananya, 548 unit biopori akan didistribusikan ke seluruh wilayah kelurahan yang terdiri dari 10 RW dan 31 RT.
**Baca Lainnya: Tekan Sampah Organik, Pemkot Tangsel Pastikan Semua Pasar Tradisional Miliki Tong Komposter
“Kalau biopori itu kita tetap karena sudah dianggarkan di 2026 ini. Kita anggarkan kurang lebih 548 biopori,” ujar Nur Asni, ditulis Selasa (20/1/2026).
Setiap unit biopori yang akan dibagikan ke warga memiliki spesifikasi diameter 6 inci dan kedalaman 1 meter.
Dengan pembagian merata, setiap RW diperkirakan akan mendapatkan sekitar 16 biopori.
Selain program biopori, upaya pengelolaan sampah juga difokuskan pada penyediaan infrastruktur kebersihan seperti bak sampah, tong sampah, dan gerobak sampah untuk mendukung kebersihan lingkungan secara keseluruhan.(ris)






