Pemprov Banten Gelar Paritrana Award 2025 di Atria Hotel Gading Serpong

Portalkota – Pemerintah Provinsi Banten bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar Paritrana Award 2025, penghargaan tahunan yang menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen perlindungan jaminan sosial bagi pekerja formal dan informal.

Acara yang berlangsung di Atria Hotel Gading Serpong, dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah dan pelaku usaha se-Banten.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mengakselerasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini, dari total 5,92 juta pekerja di Banten, sebanyak 2,73 juta pekerja atau 46,03 persen telah terlindungi.

“Kita menargetkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat mencapai 50 persen dalam waktu dekat. Ini merupakan bagian dari roadmap RPJMD menuju target 65 persen pada tahun 2030,” ujar Andra Soni.

Fokus pada Pekerja Rentan dan Regulasi Daerah

Sebagai wujud keseriusan, Pemprov Banten tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Provinsi Banten.

Regulasi ini dirancang untuk memperkuat sistem perlindungan yang inklusif dan berkelanjutan.

**Baca Lainnya: Bigland Bogor Hotel Hadirkan “Survival Land”, Konsep Unik Perayaan Tahun Baru 2026

Andra Soni juga menyoroti urgensi perlindungan bagi pekerja rentan.

Pemprov Banten tercatat telah memberikan subsidi iuran BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.600 nelayan dan 946 pengemudi ojek daring, serta mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mereplikasi program serupa.

Kemudian, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten, Eko Yuyulianda menjelaskan bahwa Paritrana Award merupakan kebijakan nasional untuk mendorong optimalisasi perlindungan pekerja.

“Paritrana Award bukan sekadar kompetisi, melainkan wujud apresiasi negara terhadap pihak-pihak yang berkontribusi nyata dalam mencegah kemiskinan baru dan menjaga keberlangsungan hidup pekerja,” jelas Eko.

Proses penilaian mengacu pada sejumlah regulasi, termasuk Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Tahapan seleksi meliputi verifikasi terhadap 23 nomine, pengumpulan dokumen, serta wawancara.

Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, menyampaikan capaian positif di wilayahnya dengan peningkatan kepesertaan dari 2,6 juta menjadi 2,8 juta peserta.

“Ada penambahan 200 ribu pekerja yang terlindungi, ini progres yang luar biasa,” ungkapnya.

Indikator penilaian penghargaan ini mencakup peran pemerintah kabupaten/kota, desa/kelurahan, serta perusahaan skala besar, menengah, dan UMKM.

Melalui penghargaan ini, Pemprov Banten berharap dapat mewujudkan cakupan semesta jaminan sosial ketenagakerjaan yang berkeadilan dan menyejahterakan seluruh pekerja.(suci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *