Pantau Progres TPA Cipeucang KLH dan Pemkot Tangsel Perkuat Strategi dari Hulu ke Hilir

Portalkota — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mendampingi tim dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan supervisi langsung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Sabtu 20 Desember 2025.

Kunjungan lapangan ini bertujuan memantau progres penataan TPA dan memastikan percepatan penanganan sampah di wilayah tersebut sesuai dengan arahan dan regulasi pemerintah pusat.

Di lokasi, Pilar menjelaskan sejumlah langkah strategis yang sedang dijalankan Pemkot Tangsel, antara lain penerapan sistem terasering, pembangunan akses jalan baru, serta pemasangan bronjong untuk pengamanan area TPA.

“Kami diminta untuk mempercepat penataan TPA Cipeucang. Kami berupaya maksimal dan sebagian besar progresnya sudah berjalan,” kata Pilar.

Pilar mengungkapkan rencana pembangunan Material Recovery Facility (MRF) di kawasan TPA Cipeucang.

Pada 2025, pemkot telah menyiapkan pembebasan lahan seluas 4.000 meter persegi untuk pembangunan hanggar dan fasilitas MRF.

Untuk 2026, direncanakan pembebasan lahan tambahan seluas satu hektare guna persiapan sistem pengolahan sampah yang lebih lanjut. Pembebasan lahan juga dimaksudkan untuk penempatan mesin-mesin pengolahan.

“Sambil kita melihat beberapa peluang kerja sama dengan daerah lain untuk sementara, sambil penataan TPA Cipeucang kita jalankan,” jelasnya.

Di luar penanganan di hilir (TPA), Pilar menekankan pentingnya penguatan pengelolaan sampah dari sumbernya (hulu), yaitu partisipasi aktif masyarakat dalam pemilahan.

**Baca Lainnya: Jelang Nataru, Polres Tangsel Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2025

Hal ini sejalan dengan arahan KLH yang meminta Pemkot Tangsel mendorong kembali praktik pemilahan sampah dari rumah tangga.

Sebagai tindak lanjut, pemkot telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) terbaru pada Desember 2025 yang mengatur peran serta masyarakat melalui bank sampah.

Dalam regulasi itu, Ketua RW ditetapkan sebagai Koordinator Bank Sampah di lingkungannya, dengan lurah dan camat sebagai pembina.

“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya di hilir. Pemilahan dari rumah tangga, pengurangan sampah, dan penguatan bank sampah harus berjalan beriringan,” terangnya.

Ia juga memastikan bahwa pembukaan akses jalan baru menuju TPA Cipeucang ditargetkan tuntas pada Desember 2025.

Komitmen Pemerintah Pusat

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 KLH, Hanifah Dwi Nirwana, menyatakan bahwa kunjungan tersebut untuk memastikan pemkot melaksanakan tahapan awal penanganan sesuai sanksi yang telah ditetapkan.

Namun, ia menegaskan pemerintah pusat juga memiliki tanggung jawab untuk membantu daerah dalam situasi darurat pengelolaan sampah.

“Kami sebagai pemerintah juga wajib untuk bisa membantu mengurai persoalan penanganan sampah di Tangerang Selatan,” ungkapnya.

Ia menyampaikan pentingnya mengoptimalkan fasilitas penanganan sampah yang ada, seperti TPS3R, TPST, dan bank sampah, sekaligus membangun fondasi pemilahan sampah dari hulu dengan melibatkan masyarakat secara sungguh-sungguh.(ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *