FISIP UMT Gelar Festival, Dorong Kreativitas dan Kolaborasi Mahasiswa

Portalkota – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dan Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) sukses menggelar Festival FISIP di Plaza UMT.

Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus penguatan literasi visual bagi mahasiswa semester 3, 5, dan 7.

Festival FISIP menghadirkan beragam rangkaian kegiatan, mulai dari pameran fotografi, talkshow, bazar kreatif mahasiswa, hingga pemutaran film pendek.

Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik serta sarana untuk meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap isu-isu sosial melalui karya visual dan media kreatif.

Penanggung jawab kegiatan, Korry El Yana, yang juga merupakan dosen pengampu mata kuliah praktikum, menjelaskan bahwa Festival FISIP merupakan kolaborasi akademik antara dua program studi.

portalkota.id
FISIP UMT Gelar Festival, Dorong Kreativitas dan Kolaborasi Mahasiswa.(Foto: Istimewa)

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari beberapa mata kuliah praktikum di Program Studi Ilmu Komunikasi dan Ilmu Pemerintahan, sebagai ruang untuk mengaplikasikan teori perkuliahan ke dalam praktik nyata,” ujarnya.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UMT, Mirza Shahreza, menegaskan bahwa Festival FISIP selaras dengan penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE).

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari kurikulum OBE dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,” katanya dalam sambutan.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Bagian Akademik UMT, Ali Mubin, yang menilai Festival FISIP sebagai kegiatan strategis dalam memperkenalkan kampus kepada masyarakat luas, khususnya pelajar.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena menggandeng para praktisi serta menghadirkan siswa-siswi dari puluhan sekolah. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk melihat langsung UMT yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Banten dengan predikat Unggul,” ungkapnya.

**Baca Lainnya: Dukung 60.705 Siswa, Program Sekolah Gratis Banten Buktikan Komitmen Pemerataan Pendidikan

Dosen pengampu mata kuliah lainnya, Putra, turut menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta dan pengunjung festival.

“Saya tidak menyangka kegiatan ini bisa semeriah dan seramai ini, mengingat persiapan hanya dilakukan dalam waktu sekitar satu bulan,” tuturnya.

Senada dengan itu, Wahyu Firdaus, selaku dosen pengampu yang membidangi sektor kewirausahaan dalam festival ini, menyoroti dampak positif dari kolaborasi bisnis mahasiswa.

“Saya sangat mengapresiasi semangat kolaborasi mahasiswa dalam mengelola bazaar ini. Kehadiran pengusaha muda lokal di sesi talkshow juga menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan bisa dibangun dari Tangerang. Semoga acara ini menjadi pemicu lahirnya wirausahawan-wirausahawan tangguh di masa depan,” ungkap Wahyu.

Sementara itu, dosen praktisi Patrick Hallomon, pengampu mata kuliah Sinematografi, menilai kolaborasi lintas mata kuliah dalam Festival FISIP memberikan dampak positif bagi mahasiswa di bidang kreatif lainnya.

“Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi mahasiswa, khususnya dalam pemutaran film pendek, mulai dari proses pra-produksi, produksi, hingga penayangan. Harapannya, mahasiswa dapat tumbuh menjadi sineas-sineas muda di industri perfilman,” tutupnya.

Melalui Festival FISIP, FISIP UMT berkomitmen untuk terus mendorong pembelajaran berbasis praktik, kolaborasi lintas disiplin, serta penguatan kompetensi mahasiswa agar siap bersaing di dunia profesional.(ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *