Portalkota – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 685.413 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode H-4 hingga H-1 Libur Tahun Baru Imlek 2026 (13–16 Februari 2026).
Angka ini meningkat 15,32 persen dibanding lalu lintas normal.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan data tersebut berdasarkan pemantauan di empat Gerbang Tol (GT) utama: GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
Mayoritas pemudik memilih arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 322.277 kendaraan atau 47,0 persen dari total. Rinciannya:
· 149.663 kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama (naik 27,81 persen)
· 172.614 kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama (naik 28,14 persen)
Arah Barat (Merak) melalui GT Cikupa tercatat 192.713 kendaraan (28,1 persen), sedikit lebih rendah 0,08 persen dari lalin normal.
**Baca Lainnya:
Jasa Marga Catat 537 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Saat Libur Imlek 2026
Sementara arah Selatan (Puncak) melalui GT Ciawi mencapai 170.423 kendaraan (24,9 persen), naik 13,87 persen.
Pada H-1 Libur Imlek (Senin, 16/2), tercatat 148.232 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat GT utama, meningkat 13,47 persen dari lalin normal.
Sementara itu, arus kendaraan yang kembali ke Jabotabek juga menunjukkan peningkatan.
Total 165.041 kendaraan telah kembali ke Jabotabek pada periode yang sama, naik 27,25 persen dibanding lalin normal.
“Kami memprediksi arus lalu lintas kembali ke wilayah Jabotabek pada Selasa, 17 Februari 2026 masih mengalami peningkatan dengan prediksi sebanyak 173 ribu kendaraan, meningkat 33,0 persen dibanding lalin normal,” ujarnya.
Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, menghindari waktu dan titik rawan kepadatan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas terkini yang tersedia secara real time melalui aplikasi Travoy.
Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kendaraan dan pengendara dalam kondisi prima, memanfaatkan waktu istirahat di rest area, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.(ris)






