PORTAL KOTA-Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung persaingan tim-tim terbaik dunia, tetapi juga mendorong lonjakan aktivitas digital di berbagai platform milik Meta.
Selama turnamen berlangsung, WhatsApp, Instagram, Threads, hingga Facebook mencatat rekor penggunaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Meta mengungkapkan, pertandingan babak 16 besar antara Argentina dan Mesir menjadi momen dengan aktivitas tertinggi di WhatsApp.
Baca lainnya:
Pada laga tersebut, lebih dari 29 juta pesan dikirim setiap detik, sekaligus memecahkan rekor baru dalam sejarah aplikasi perpesanan tersebut dan melampaui capaian saat final Piala Dunia 2022.
Di Instagram, dampak turnamen juga terlihat dari meningkatnya popularitas para pemain.
Dalam periode 11 Juni hingga 11 Juli, pemain yang tergabung dalam skuad final secara kolektif memperoleh tambahan 213,6 juta followers aktif, sehingga total pengikut mereka naik dari 3,26 miliar menjadi 3,47 miliar atau tumbuh sekitar 6,6 persen.
Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah kiper Timnas Tanjung Verde, Vozinha.
Berkat penampilannya selama turnamen, jumlah pengikut Instagram-nya melonjak dari sekitar 37 ribu menjadi 28,8 juta followers, menjadikannya salah satu atlet dengan pertumbuhan pengikut tercepat selama kompetisi berlangsung.
Popularitas Vozinha turut mengangkat nama Tanjung Verde sebagai negara dengan pertumbuhan followers terbesar. Secara kolektif, para pemain tim tersebut memperoleh tambahan sekitar 32,1 juta pengikut, atau meningkat lebih dari 2.000 persen dibandingkan sebelum turnamen.
Di jajaran pemain papan atas, Erling Haaland mencatat penambahan sekitar 23 juta followers, sedangkan Cristiano Ronaldo memperoleh tambahan sekitar 10 juta followers sehingga total pengikutnya mencapai sekitar 676 juta, terbanyak di Instagram.
Neymar menambah sekitar 6,5 juta followers, sementara Lionel Messi memperoleh tambahan sekitar 5,6 juta pengikut.
Meta juga mencatat lima pemain yang paling sering direkomendasikan melalui fitur Your Algorithm di Instagram untuk pengguna di Amerika Serikat, yakni Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Erling Haaland, Kylian Mbappé, dan Jude Bellingham.
Berdasarkan pertumbuhan akun para pemain, Tanjung Verde menempati posisi pertama, diikuti Brasil, Norwegia, Meksiko, Argentina, Portugal, Mesir, Prancis, Maroko, dan Inggris.
Meksiko menjadi negara dengan pertumbuhan persentase followers tertinggi di antara negara-negara unggulan sepak bola dunia, yakni mencapai 78 persen.
Didorong oleh meningkatnya popularitas pemain seperti Gilberto Mora dan Julián Quiñones. Jepang juga mencatat pertumbuhan sebesar 42 persen berkat penampilan pemain muda Keito Nakamura.
Sejumlah pemain muda lainnya turut menikmati lonjakan popularitas, di antaranya Endrick yang memperoleh tambahan sekitar 5,2 juta followers, Jude Bellingham 4,2 juta followers, Michael Olise 4 juta followers, Lamine Yamal 3 juta followers, dan Vinicius Junior sekitar 2,8 juta followers.
Sementara itu, platform Threads mencatat unggahan bertagar turnamen menghasilkan sekitar 1,5 miliar impresi. Konten komunitas sepak bola di platform tersebut mampu menjangkau sekitar 15 juta pengguna setiap hari, dengan puncaknya mencapai 25 juta pengguna pada 6 Juli.
Di Facebook, percakapan mengenai Piala Dunia juga berlangsung sangat masif. Meta menyebut lebih dari 80 juta unggahan yang membahas Piala Dunia dipublikasikan sejak turnamen dimulai.
Global Football Lead Meta, Rob Pilgrim, mengatakan pihaknya berupaya menghadirkan pengalaman digital yang lebih lengkap bagi para penggemar sepak bola melalui seluruh aplikasi Meta.
Baca lainnya:
“Musim panas ini, kami ingin menjadikan Meta sebagai tempat utama para penggemar menikmati setiap momen sepak bola. Berkat berbagai fitur dan konten yang kami hadirkan, pemenang sesungguhnya adalah para penggemar.”
“Di aplikasi Meta, mereka bisa menemukan semua cerita di balik pertandingan, mulai dari cuplikan terbaik, momen di balik layar, selebrasi di ruang ganti, analisis para pelatih, hingga fenomena Vozinha,” ujar Rob Pilgrim.
Ia menambahkan, tingginya aktivitas di platform Meta menunjukkan bahwa antusiasme penggemar tidak berhenti setelah pertandingan usai. Percakapan, konten, video, hingga meme terus mengalir di berbagai aplikasi Meta berkat partisipasi komunitas sepak bola di seluruh dunia.(Fit)







