Portalkota – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siap siaga mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat untuk mendukung arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Sebanyak 540 personel dan 84 unit ambulans disiagakan di berbagai titik strategis.
Kepala Dinkes Kota Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, pihaknya menyiagakan layanan puskesmas untuk melayani masyarakat selama periode libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026.
“Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat serta potensi kejadian kegawatdaruratan selama periode Lebaran. Kami memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik Puskesmas maupun Rumah Sakit tetap melayani masyarakat selama masa Lebaran 2026,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Baca lainnya:
Mudik Lebaran 2026: Dishub Tangsel Siapkan 6 Posko Mudik, Ini Lokasinya
6 Posko Kesehatan di Titik Strategis
Allin menerangkan, pelayanan kesehatan akan disiagakan melalui 6 posko pelayanan kesehatan di sejumlah titik-titik strategis di Kota Tangsel, yaitu:
1. Posko Fly Over Ciputat
2. Pamulang Square
3. Muncul
4. Bintaro Sektor 7
5. Living World Alam Sutera
6. German Centre
Baca Lainnya:
IKPP Tangerang Salurkan Mushaf Alquran ke Masjid dan Majelis Taklim di Tangsel
Posko beroperasi mulai tanggal 14-27 Maret 2026 dengan total dukungan:
· 540 personel kesehatan
· 84 unit ambulans yang disiagakan
“Posko dibagi 2 dan 3 shift, di mana pada tanggal 20 dan 21 Maret 3 shift dengan rincian 54 personel dan 6 unit ambulans, sedangkan sisanya 2 shift dengan rincian 36 personel dan 6 unit ambulans,” terangnya.
Kesiapan Puskesmas dan Rumah Sakit
Dinas Kesehatan juga menyiapkan Puskesmas, Rumah Sakit, dan PSC 119 agar tetap siaga, termasuk penugasan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan dan posko Lebaran.
Ketersediaan alat kesehatan, obat-obatan, serta bahan medis habis pakai juga dipastikan dalam kondisi tersedia.
Untuk menjamin kesiapan pelayanan kesehatan, Dinkes Kota Tangsel melakukan koordinasi dan bersinergi dengan lintas sektor bersama TNI, Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.
Koordinasi dan komunikasi intensif terus dilakukan melalui pusat komando guna memastikan setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan tepat.(uci)






