Portalkota – Menyikapi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengambil langkah antisipatif dengan membatasi penggunaan energi dan perjalanan dinas di lingkungan Pemkot Tangsel.
Benyamin mengingatkan agar jajarannya tetap memperhatikan arahan Presiden dan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, meskipun petunjuk teknisnya belum sepenuhnya diterima.
“Tetapi sebelum sampai kepada titik itu, saya minta teman-teman di kantor itu listrik, air, gas, dan lain sebagainya itu diperhatikan betul supaya tidak terjadi pemborosan nanti ke depannya. Perjalanan dinas juga akan saya evaluasi dalam waktu dekat ini untuk mengefisiensikan bahan bakar minyak,” ujarnya.
Baca Lainnya:
Anggaran Terpangkas, 80 Persen Hibah di Tangsel Ditiadakan pada 2026
Antisipasi Pengurangan Transfer ke Daerah
Benyamin menjelaskan bahwa langkah efisiensi ini bukan semata karena lonjakan harga minyak, tetapi sebagai persiapan jika suatu saat terjadi pengurangan dana transfer ke daerah.
“Yang saya antisipasi adalah bukan soal lonjakan harga minyaknya, tetapi kalau satu saat misalnya terjadi pengurangan terhadap dana transfer ke daerah, ini sudah bisa kita antisipasi dari sisi pelaksanaan kegiatan yang harus kita efisiensikan,” tegasnya.
Tidak Akan Kurangi P3K, Fokus Efisiensi Non-Fisik
Menanggapi pertanyaan wartawan terkait potensi pengurangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) seperti yang dilakukan beberapa daerah lain, Benyamin menyatakan bahwa ia belum akan mengambil langkah tersebut.
“Saya belum, saya tidak akan mengurangi P3K. Tetap akan saya lihat dulu efisiensi belanja pada belanja-belanja non-fisik,” tegasnya.
Ia mencontohkan beberapa langkah efisiensi yang akan diterapkan, seperti mengurangi kegiatan perjalanan dinas dengan memanfaatkan teknologi daring (online), serta mengalihkan pelaksanaan acara-acara dari hotel ke kantor-kantor pemerintah.
“Apakah misalnya kegiatan-kegiatan perjalanan dinas harus kita efisiensikan lagi, banyak daring, kemudian juga pelaksanaan acara-acara itu tidak lagi dilaksanakan di hotel, walaupun ini akan berpengaruh terhadap pajak hotel, tetapi kita alihkan kepada kantor-kantor pemerintah dan lain-lain,” jelasnya.
Evaluasi Belanja Pegawai Menjadi Perhatian
Meskipun belum mengambil keputusan terkait belanja pegawai, Benyamin menegaskan bahwa efisiensi terhadap belanja pegawai tetap menjadi perhatiannya.
“Efisiensi terhadap belanja pegawai ini tetap akan menjadi perhatian saya, tapi saya belum mengambil keputusan sampai kepada titik itu. Saya lihat dulu yang lain, gitu ya,” tutupnya.
Baca Lainnya:
Apel Perdana Pasca Lebaran, Wali Kota Tangsel Tekankan Disiplin dan Penyerapan Anggaran
Dengan langkah-langkah efisiensi yang terukur, Pemkot Tangsel berupaya menjaga stabilitas keuangan daerah sambil tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.(uci)






