Kemacetan Tangsel Disorot DPR, Usul Underpass di Kawasan UIN

Portalkota – Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menilai pengembangan industri properti yang membangun kawasan perumahan di Tangerang Selatan perlu diiringi dengan perencanaan tata wilayah serta infrastruktur transportasi yang matang. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah semakin parahnya kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut.

Menurut Saleh, sejumlah kawasan di Tangerang Selatan seperti Ciputat dan Pondok Cabe saat ini sudah mengalami kepadatan kendaraan yang cukup tinggi, terutama pada jam sibuk di pagi hari. Kondisi tersebut, kata dia, perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah apabila pembangunan kawasan permukiman terus dilakukan.

“Menurut saya yang paling utama juga dipikirkan oleh pemerintah adalah bagaimana agar pengembangan itu tidak menimbulkan macet. Kota Tangerang Selatan ini, terutama yang dari Ciputat itu Ciputat dan Pondok Cabe, kalau pagi hari luar biasa macetnya,” ujar Saleh, dikutip dari laman resmi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Senin (9/3/2026).

**Baca Lainnya:

Respons Cepat Banjir di Pondok Aren, Pemkot Tangsel Salurkan Ratusan Paket Logistik

Perumahan Baru Berpotensi Perparah Kemacetan

Politisi Fraksi PAN ini menambahkan, pembukaan kawasan perumahan baru tanpa dukungan infrastruktur yang memadai berpotensi memperparah kemacetan yang sudah terjadi saat ini.

Ia menilai dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat yang setiap hari harus berangkat bekerja atau melakukan aktivitas di pagi hari.

“Kalau sekarang misalnya pengembangannya perumahan-perumahan baru diarahkan itu (Tangerang Selatan), maka tantangannya adalah bagaimana agar pemerintah bisa menjamin tidak ada kemacetan. Jangan sampai nanti malah semakin banyak dikembangkan di situ malah jadi semakin macet,” jelasnya.

Usulan Pembangunan Underpass di Kawasan UIN

Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, Saleh mendorong pemerintah daerah menyiapkan solusi infrastruktur, salah satunya dengan pembangunan underpass di sejumlah titik rawan kemacetan.

Ia menyoroti kawasan sekitar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai salah satu titik yang sering mengalami kemacetan parah di wilayah Tangerang Selatan.

Menurutnya, pembangunan underpass di kawasan tersebut dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas sehingga pengembangan kawasan permukiman tetap dapat berjalan tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

**Baca Lainnya: 

Dorong UMKM Tangsel Naik Kelas, Rahayu Saraswati Usulkan Layanan Terpadu Satu Atap

Keseimbangan antara Pembangunan dan Infrastruktur

Saleh menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan sektor properti dengan penyediaan infrastruktur transportasi. Ia berharap pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan pengembang untuk memastikan setiap proyek perumahan baru juga diikuti dengan peningkatan kapasitas jalan serta fasilitas transportasi umum.

“Pemerintah harus bisa menjamin bahwa pertumbuhan properti tidak menjadi beban bagi masyarakat dalam bentuk kemacetan yang semakin parah. Investasi infrastruktur harus berjalan seiring dengan investasi properti,” tutupnya.(uci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *