Antisipasi Kerentanan Pangan, Gubernur Banten Salurkan 59 Ton Beras

Portalkota – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa 59 ton beras dan 5,9 ton ayam beku kepada masyarakat di delapan kabupaten/kota.

Langkah ini merupakan intervensi langsung atas kerentanan pangan sekaligus upaya menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Gubernur Banten Andra Soni secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut di Kantor Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

“Ini salah satu upaya kami untuk mengurangi beban masyarakat melalui bantuan tersebut. Semoga ini bermanfaat dan masyarakat diberikan kekuatan menghadapi kondisi saat ini,” ujar Andra Soni.

Baca lainnya:

Program Sekolah Gratis Gubernur Banten Diapresiasi Orang Tua

Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi

Andra Soni menyampaikan bahwa program bantuan CPP juga bertujuan menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Provinsi Banten.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi bulanan (month-to-month) pada Februari 2026 tercatat sebesar 0,93 persen.

Menurut Andra, kondisi inflasi harus terus dijaga dan distabilkan, terutama menjelang Idulfitri yang biasanya diiringi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

“Memasuki bulan puasa dan menjelang lebaran biasanya harga-harga melonjak. Ini harus kita upayakan supaya tetap stabil. Bantuan CPP ini adalah salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan penguatan ketahanan pangan yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait dengan memperkuat ketahanan pangan dan lainnya itu kepentingannya untuk menjaga masyarakat agar bisa bertahan dan terlayani dengan sebaik-sebaiknya,” jelasnya.

5.900 Keluarga Penerima Manfaat dari 8 Kabupaten/Kota

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Nasir menjelaskan bahwa bantuan disalurkan kepada 5.900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat pada desil 1 dan 2.

“Jadi setiap keluarga KPM yang akan menerima 10 kilogram beras dan 1 kilogram ayam frozen. Tentu jumlah ini kita berdasarkan data DTSEN,” paparnya.

Proses penyaluran bekerja sama dengan PT Pos sebagai transporter dengan menggunakan sistem barcode untuk memastikan akurasi penerima sesuai data yang ditetapkan.

Berikut rincian jumlah penerima manfaat di kabupaten dan kota se-Provinsi Banten:

· Kabupaten Tangerang: 1.610 KPM
· Kabupaten Lebak: 981 KPM
· Kabupaten Pandeglang: 925 KPM
· Kabupaten Serang: 726 KPM
· Kota Tangerang: 796 KPM
· Kota Tangerang Selatan: 346 KPM
· Kota Serang: 342 KPM
· Kota Cilegon: 174 KPM

Total: 5.900 KPM

Nasir menambahkan bahwa bantuan telah disalurkan di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

Baca lainnya:

Gubernur Banten Tinjau Revitalisasi SMKN 1 Anyer

Cadangan Pangan Provinsi Capai 406 Ton

Nasir memastikan ketersediaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Provinsi Banten saat ini masih mencapai 406 ton dan tersimpan di Bulog. Pada tahun 2026, Pemprov Banten juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk penambahan CPP.

“Ini sedang dalam proses, mudah-mudahan bulan Maret ini kita sudah bisa menambah lagi CPP Provinsi Banten,” tuturnya.

Warga Penerima Manfaat Bersyukur

Salah satu warga penerima manfaat, Sri Murwani (66), mengaku senang dan bersyukur atas perhatian pemerintah melalui bantuan pangan tersebut.

“Senang, bahagia, suka cita. Karena diperhatikan sama pemerintah. Terima kasih Pak Gubernur semoga tetap sehat,” tutupnya.

Dengan penyaluran bantuan ini, Pemprov Banten berharap dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu sekaligus menjaga stabilitas pangan dan harga di wilayah Banten selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri.(ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *